Jaksa masih Dalami Kasus Dugaan Penggelapan Aset Pemkab Mabar

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Manggarai Barat,Isandi.

Gerasimos Satria

 

Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat hingga kini masih mendalami kasus dugaan Penggelapan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat, NTT yang diduga menyeret sejumlah pejabat penting di Labuan Bajo,Kabupaten Manggarai Barat.

Kepala Seksi (Kasie) Tindak Pidana Khusus (Pidsus),Kejari Manggarai Barat,Isandi,Senin (20/9) mengatakan, jaksa Kejari Manggarai Barat hingga saat ini masih terus mendalami kasus dugaan penggelapan aset milik Pemkab Manggarai Barat di Desa Batu Cermin,Kecamatan Komodo.Saat ini penyidik Kejari Manggarai Barat masih terus melengkapi alat bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Dia mengaku jumlah saksi yang telah diperiksa berjumlah 40 orang.Pihaknya masih terus mendalami benang merah kasus tersebut.

Dia mengaku tidak semua fakta disampaikan ke publik karena kasus dugaan penggelapan aset milik Pemkab Manggarai Barat tersebut masih dalam penyidikan umum. “Terkait penyitaan uang,masih kita terus melakukan pendalaman.Tidak menutup kemungkinan jumlah uang yang akan kembali disita lebih dari jumlah yang disita sebelumnya,” jelasnya.

Isandi menyampaikan dalam waktu dekat Kejari Manggarai Barat akan menyita aset milik Pemkab Manggarai Barat tersebut.Saat ini pihaknya sedang mengurus dokumen untuk penyitaan aset tersebut.

“Obyek permasalah ini memang tanah,memang harus kami sita untuk menjadi barang bukti.Dalam waktu dekat ini,kami akan sita karena saat ini kami dalam mengurus izin untuk menyita lahan di Desa Batu Cermin itu,”tegas Isandi.

Kejari Manggarai Barat kata dia menargetkan akhir tahun sudah mengantongi nama-nama tersangka.Pihaknya saat ini sedang mendalami keterlibatan orang-orang tertentu yang terlibat dalam dugaan penggelapan aset milik Pemkab Manggarai Barat.

“Sesuai arahan pimpinan,kita memang tidak boleh ulang tahun dalam penanganan kasus ini.Paling lambat akhir tahun kita akan sampaikan nama-nama tersangka,”ujar Isandi.

Seperti diketahui Kejari Manggarai Barat Pada Juli 2021 lalu menyita Rp 1,2 Miliar dari tangan para saksi terkait kasus dugaan penggelapan aset milik Pemkab Manggarai Barat. (Yan/ol)

Leave a Comment