Jalan Maumere-Ende Longsor, Puluhan Kendaraan Tertahan di Wolowaru

Kondisi banjir di Jalan Negara Maumere Ende persisnya di Watuneso Kecamatan Lio Timur Kabupaten Ende, NTT, Minggu (1/8) siang.

Yunus Atabara

 

Hujan deras mengguyur wilayah Flores, NTT, Minggu (1/8) pagi, menyebabkan, banjir, pohon tumbang dan longsor sepanjang jalan Negara Maumere-Ende mulai dari Watuneso sampai Moni.

Banjir yang membawa material sepanjang jalan trans Flores itu membuat sejumlah kendaraan roda 4 dari Maumere tertahan di Wolowaru. Sebaliknya kendaraan dari Ende tujuan Maumere tertahan di Moni.

Acing (46) salah seorang pemilik mobil expedisi dari Maumere tujuan Ende kepada VN mengatakan, beberapa unit ekspedisi miliknya terpaksa tertahan di Wolowaru Kabupaten Ende.

Pasalnya terjadi banjir sepanjang jalan dan longsor di antara Wolowaru dan Moni. Material longsor berupa lumpur dan batu besar menghalangi badan jalan membuat sejumlah kendaraan tidak bisa melintas.

“Dari pagi hujan lebat sepanjang jalan dari Watuneso. Mobil saya terpaksa tertahan di Wolowaru karena antara Wolowaru dan Moni terjadi longsor dan material batu besar menghalangi jalan,” kata Acing

Marsel Mite (48) salah seorang pengemudi mobil yang tertahan di Wolowaru kepada VN menjelaskan bahwa sepanjang jalan banyak pohon tumbang dan terjadi longsor di beberapa titik membuat kendaraan tidak bisa melintas.

“Banjir lumpur dan batu besar menghalangi jalan kami tidak bisa melintas. Kami terpaksa tertahan di Wolowaru, tunggu pembersihan jalan selesai,” ujarnya

Menurut Marsel alat berat dari Satker PUPR Kabupaten Ende sedang berusaha membongkar material longsor di antara Wolowaru dan Moni. Pembersihan material longsor itu terhalang karena sedang terjadi hujan lebat.(Yan/ol)

Leave a Comment