Jembatan Alternatif Benanain Terancam Ambruk

Jembatan Alternatif Benanain Terancam ambruk akibat banjir kiriman dari wilayah TTU,Kamis (24/6). Foto: Wilfrid Wedi vn.

Wilfrid Wedi

 

Jembatan alternatif di Kali Benanain yang terletak di Dusun Kotafoun,Desa Haitimuk,Kecamatan Weliman nyaris amblas dan terancam ambruk akibat banjir kiriman dengan kapasitas sedang dari wilayah TTU.

Pantauan VN,Kamis(24/6),bronjong sebagai penahan jembatan sudah miring dan terbelah di bagian tengah. Para pengendara roda empat baik dari arah Betun maupun dari Malaka Barat dan sekitarnya terpaksa terhenti di ujung jembatan itu. Sementara petugas penyeberangan dari PT.WIKA dan beberapa anggota polisi sedang mengatur arus lalulintas di lokasi.

Salah satu pelintas Aleks Lelo, mengaku resah dengan kondisi jembatan tersebut. “Kita mau lewat juga harus hati-hati karena pangkuan bawah (Jembatan)sudah perlahan-lahan mulai miring akibat terkikis air. Jika kondisi ini tidak diatasi secara cepat oleh pemerintah maka roda perputaran ekonomi masyarakat secara khusus di empat Kecamatan seperti di wilayah Malaka Barat, Weliman,Wewiku dan Rinhat akan kembali pincang.Oleh karena itu, kita minta pemerintah segera mengatasi persoalan ini,”ucapnya.

Aleks juga mengatakan bahwa jembatan semi permanen itu belum sampai satu bulan digunakan dan waktu itu diresmikan oleh Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi.

“Tapi sayangnya jembatan itu sudah mulai miring. Dikhwatirkan saat pengendara melintas tiba-tiba ambruk maka korbannya adalah masyarakat.Selain itu, ekonomi akan kembali macet total,”ungkapnya.

Kapolres Malaka AKB .Rudi J J Ledo SH. SIK saat meninjau lokasi itu mengatakan bahwa jembatan alternatif itu kondisinya sudah miring.

“Jadi minta kepada masyarakat yang akan melintasi jembatan itu agar selalu hati-hati dan selalu memonitor perkembangan yang ada,” ungkap dia.

“Yang boleh melintas sekarang adalah kendaraan dengan beban di bawah lima ton dan itu sesuai keterangan dari ahli yang ada di PT. WIKA. Jadi kita jangan memaksakan diri. Untuk sementara kita melihat perkembangan dan situasi dan berdoa bersama semoga tidak ada hujan di daerah lain yang nanti akan berdampak ke sini. Jadi kami ulangi yang mau melintas silahkan tapi dengan kendaraan bebannya dibawah lima ton,” tutupnya. (Yan/ol)

Leave a Comment