Jimy Didok masih enggan Hadiri Paripurna Dewan Kota

Suasana sidang paripurna DPRD Kota Kupang.

Yapi Manuleus

Kepala BPBD Kota Kupang, Jimy Didok masih enggan menghadiri rapat Paripurna DPRD Kota Kupang. Padahal rapat tersebut diskors sejak Jumat 11 Juni pukul 19.00 Wita hingga Sabtu 13 Juni 2021 hanya karena Jimy Didok tidak menghadiri sidang tersebut.

Dewan Kota Kupang menuntut kehadiran Jimy Didok untuk meminta klarifikasi terkait beredarnya daftar nama-nama beberapa anggota Dewan yang meminta tandon air di media sosial. Dan dalam lembaran list nama-nama tersebut ditandatangani Kepala BPBD Kota Kupang, Jimy Didok.

Dalam rapat Paripurna Jumat 11 Juni malam, rapat diskorsing hingga Sabtu 12 Juni siang sampai Jimy Didok hadir dalam rapat tersebut. Sekda Kota Kupang Fahrensy Funay  berjanji akan menghadirkan Jimy Didok dalam rapat yang digelar hari ini.

Ironisnya pada sidang paripurna tersebut Sabtu (12/6) pukul 11.00 Wita hari ini, tak hanya Jimy Didok, Sekda  Fahrensy Funay juga tidak hadir dalam rapat itu. Dari pihak Pemerintah Kota Kupang hanya dihadiri Asissten I Setda Kota Kupang Agus Riri Mase, Yanuar Daly dan beberapa pimpinan OPD lainnya.

Wakil Ketua II DPRD Kota Kupang Padron Paulus dalam kesempatan tersebut mengatakan, yang diminta para Wakil Rakyat hanya kehadiran Kepala BPBD Jimy Didok untuk mengklarifikasi alasan postingan di media sosial Nama beberapa anggota DPRD yang meminta Tandon Air.

“Tadi malam pak Sekda bilang hari ini akan bawa Jimy Didok ke sini. Tapi sekarang pak Sekda juga tidak hadir. Nanti kita agendakan tersendiri, jadi biar kita lanjut sidang,” katanya.

Anggota DPRD Kota Kupang Jemary Yoseph Dogon dalam kesempatan itu juga mengatakan bahwa dengan ketidakhadiran imy Didok maka, pemerintah kota Kupang dinilai tidak konsisten.

“Ini kita hanya tunggu Seorang Jimy Didok, kalau begini terus Ibarat pemerintah sudah tidak bagus lagi. Saya minta harus ada sanksi untuk dia.  Kita tunggu dia terus ini, kasian warga kota Kupang,” katanya.

Sementara Anggota DPRD Kota Kupang Maudy Dengah, mengatakan seorang Jimy Didok mengalahkan Sidang LKPJ yang harusnya berlangsung dengan baik.

“Ini kalau mau dibilang seorang Jimy Didok bisa kalahkan sidang ini. Kalau bisa sidang ini kita lanjut, Bapak Jimy Diodok kita agendakan di lain kesempatan,” katanya.

“Saya juga sudah hubungi dia berulang-ulang tapi tidak bisa,” sambungnya.

Wakil Ketua I DPRD Kota Kupang Christian Baitanu yang memimpin  sidang tersebut menginstruksikan agar sidang paripurna tetap berjalan.

“Masa seorang jimy didok hambat semua sidang ini. Kita terhambat sidang ini hanya karena satu orang. Jangan kita skors terus begini. Jimy Didok dia enak-enak diluar sana kita baku b*n*  di sini,” katanya.

Sidang pun dilanjutkan  mulai pukul 11.20 Wita. (Yan/ol)

Leave a Comment