Kajari Ingatkan BPD Aktif Mengawasi Dana Desa

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila

Gusty Amsikan

 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, Roberth Jimmy Lambila, mengimbau kepada Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), agar berpartisipasi dan berperan aktif dalam mengontrol pelaksanaan kegiatan pembangunan di desa masing-masing.

Penegasan itu disampaikan Kajari Robert Lambila, kepada media ini, Senin (25/10), di Kefamenanu.

Roberth mengatakan pihaknya dalam sehari selalu menerima pengaduan dari masyarakat terkait penyalahgunaan Dana Desa. Hal tersebut menunjukkan bahwa ada banyak ketimpangan dalam pemanfaatan dana desa hampir di semua desa yang ada di wilayah Kabupaten TTU.

Ia meminta ketua dan anggota BPD untuk berperan aktif dalam mengontrol pelaksanaan seluruh kegiatan pembangunan di dalam desa. Sehingga diharapkan kesalahan yang ada tidak dibiarkan berlarut-larut.

BPD harus menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa, dan melakukan pengawasan kinerja kepala desa, sehingga mencegah adanya praktik penyalahgunaan kewenangan oleh kepala desa. Apa lagi sampai merugikan keuangan negara.

“Saya minta BPD menjalankan fungsinya dengan baik sehingga masalah masalah yang ada di desa dapat dicegah lebih awal. Bukan sebaliknya. BPD membiarkan kepala desa berjalan sendiri bertahun tahun dan menunggu ada masalah hukum, lalu BPD datangi Kejaksaan, Kepolisian, Inspektorat, PMD bahkan ke Bupati untuk melapor. Lalu kerjaan BPD apa?,” tandas Roberth.

Ia mengimbau Kepala Desa, BPD bersama seluruh perangkat desa, agar sadar dan bekerja sesuai amanah konstitusi. Sinergitas Kepala Desa dan BPD harus terus terpelihara dengan baik. Hal itu dilakukan agar nantinya tidak berdampak hukum dan dikenai upaya-upaya represif dengan penggunaan pasal-pasal tindak pidana korupsi.

Hingga saat ini sudah ada enam desa yang diproses hukum karena penyalahgunaan Dana Desa. Keenam desa tersebut antara lain, Desa Naekake B, Letneo Selatan, Botof, Birunatun, Makun dan Banain B.(Yan/ol)

Leave a Comment