Kakanwil Kemenkumham NTT Dukung Program Pemberdayaan Warga Binaan

Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone memantau hasil karya warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIB Kupang, Kamis (24/6).

Simon Selly 

Kepala Kantor Kementrian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) NTT, Marciana D. Jone mengapresiasi dan mendukung program pemberdayaan bagi Warga Binaan yang berada di Lembaga Pemasyarakat Perempuan (LPP) Kelas IIB Kupang.

Hal tersebut disampaikan Marciana saat menghadiri pameran bazar yang diselenggarakan LPP, yang mana dalam bazar tersebut disajikan sejumlah hasil karya warga binaan di LPP.

Marciana juga mengapresiasi hasil karya tersebut, serta jajaran petugas Lapas Perempuan dan warga binaan yang telah menyajikan hasil karya untuk dibazarkan dalam pameran tersebut.

“Pertama saya memberikan apresiasi dukungan kepada Kalapas Perempuan Kupang dan seluruh rekan-rekan di Lapas serta juga WBP yang sudah melakukan bazar hari ini,” ujar Marciana kepada awak media, Kamis (24/6) di halaman kantor LPP.

Marciana menambahkan, Dirinya mendukung agar program tersebut terus diselenggarakan dalam tiga bulan sekali.

Marciana kembali menerangkan, bazar yang dilakukan guna menunjukkan kepada publik hasil karya para warga binaan yang berada di Lapas Perempuan Kupang. Sebab selama menjalani pembinaan tidak hanya diam, warga binaan dapat memperoleh sesuatu yang menjadi bekal di kemudian hari.

“Karena ini mempromosikan hasil karya yang dilakukan oleh WBP (Warga Binaan Perempuan) kami, dalam artian saat menjalani binaan di sini mereka tidak hanya diam saja tapi mereka melakukan pemberdayaan yang diberikan kepada mereka (WBP),” jelasnya.

Para warga binaan juga setiap hari menjalani pemberdayaan sesuai keterampilan masing-masing. Pemberdayaan tetap di bawah arahan serta dipantau oleh petugas Lapas.

Kepala Lapas Perempuan (Kalapas) Kelas IIB Kupang, Raden Tarbiati menyampaikan, tujuan bazar untuk memberikan pelayanan yang baik bagi warga binaan terhadap hasil karya mereka. Ini menjadi bukti bahwa warga binaan di LPP selama menjalani masa tahanan juga mendapatkan pemberdayaan untuk dijadikan bekal di kemudian hari saat masa tahanan berakhir.

Ia berharap hasil karya warga binaan dapat dipasarkan secara luas di masyarakat umum. Hal ini penting demi pemberdayaan ekonomi warga binaan. (Yan/ol)

 

Leave a Comment