Kapolda NTT Ajak Mahasiswa Terlibat dalam Penanganan Covid-19

Pengurus BEM Nusantara Wilayah NTT foto bersama Kapolda NTT, Rabu 14 Juli 2021.

Yapi Manuleus

Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Lotharia Latif didampingi Dirintelkam Polda NTT, Dirkrimum Polda NTT, Kabidhumas Polda NTT dan Dirsamapta Polda NTT menerima kunjungan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara wilayah NTT.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (14/7) tersebut bertempat di ruang kerja Kapolda NTT, di Mapolda NTT.

Hadir dari pihak BEM Nusantara Wilayah NTT, yakni Korda Wilayah NTT Wilybaldus C. Orlando bersama Sekretaris dan Bendahara BEM Nusantara Wilayah NTT.

“Tujuan kedatangan kami yang pertama pada prinsipnya adalah silaturahmi dengan harapan ke depannya BEM Nusantara dapat berkolaborasi dengan Polda NTT dalam agenda-agenda BEM”, ujar Wilybaldus C. Orlando.

Dia menuturkan agenda yang akan dikolaborasi bersama Polda NTT salah satunya terkait penanganan covid-19 yakni, kegiatan vaksinasi di setiap kampus di wilayah NTT.


Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, pada kesempatan itu menyambut baik atas kunjungan itu, dia mengatakan pertemuan tersebut sebagai awal yang baik dalam berekspresi dan kolaborasi antara Polda NTT dengan BEM Nusantara dalam menghadapi tantangan kebangsaan. Pihaknya pun menyampaikan beberapa hal terkait tugas Kepolisian yang dilaksanakan saat ini sesuai program Polri Presisi.

“Terkait Polri yang Presisi yaitu prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan yang mana lewat program ini, Polri terus berinovasi menuju Polri yang modern”, ujar Irjen Pol Drs. Lotharia Latif.

Dikatakannya, Polri dalam melaksanakan tugasnya mengedepankan upaya preventif (Imbauan) dan Preventif (pencegahan) dan sebagai pilihan terakhir yakni, penegakan hukum khusus bagi pelaku kejahatan yang sudah diperingatkan namun tidak mengindahkan, di sini Polri akan melakukan tindakan tegas namun terukur sesuai dengan prosedur.

“Ini adalah semata-mata tugas dan strategi Polri yang juga dipakai oleh Kepolisian modern di seluruh dunia”, terang Kapolda NTT.

“Ini pun semua tidak bisa dilakukan Polri sendiri dalam menetralisir tindak kejahatan, sehingga Polri harus bekerja sama dengan semua elemen masyarakat termasuk ade-ade mahasiswa dalam menjaga Kamtibmas tetap aman dan kondusif”, tambahnya.

Kapolda NTT pun mengajak para pengurus BEM Nusantara untuk bersama-sama dalam penanganan penyebaran covid-19 di Indonesia khususnya di NTT, di mana saat ini NTT menempati rangking 8 kasus Covid-19 di Indonesia.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, saya minta peran serta mahasiswa, BEM dalam penanganan Covid-19. Mari bantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat agar selalu mentaati protokol kesehatan, dan ajak teman-teman, keluarga segera lakukan vaksinasi karena vaksin halal digunakan”, ujarnya.

Pihaknya juga menyampaikan pesan agar para mahasiswa mampu memberikan sesuatu yang baik kepada Bangsa dan Negara ini.

“Silahkan memberikan kritikan maupun saran untuk kebaikan bangsa dan negara ini. Boleh kritis asal jangan anarkis”, harapnya.

Akhir pertemuan tersebut Kapolda NTT menyampaikan dukungan dan siap menfasilitasi BEM Nusantara wilayah NTT untuk bersama dengan Polda NTT melaksanakan kegiatan vaksinasi massal di lingkungan kampus yang mana akan dikoordinir langsung oleh BEM Nusantara wilayah NTT. (Yan/ol)

Leave a Comment