Kapolda NTT Tinjau Vaksinasi Massal di Kejati NTT

Kapolda NTT sedang meninjau kegiatan vaksinasi massal di Kejati NTT, Kamis (15/7). Foto:Yapi/vn.

Yapi Manuleus

Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, didampangi Karoops Polda NTT Kombes Pol. Ulami Sudjaja, meninjau Proses Vaksinasi Covid-19 Massal yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, di Lapangan Kejaksaan Tinggi, Kota Kupang, Kamis (15/7).

Kedatangan Kapolda NTT pun disambut langsung Kajati NTT, Yulianto, Wakajati NTT Anton M. Londa dan Asisten Intelijen Asbach.

Selanjutnya Kapolda NTT didampingi Kajati NTT, Asisten Intelijen, Karoops Polda NTT dan Kajari turut menyaksikan masyarakat yang sementara disuntik vaksin di lokasi itu.

Kajati NTT, Yulianto dalam kesempatan itu mengatakan, pemberian vaksin dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moril dalam memberikan akses kesehatan bagi masyarakat di NTT.

“Pemberian vaksinasi bagi masyarakat ini sebagai bagian untuk menyukseskan program pemerintah dalam pencapaian program vaksinasi”, ucap Kajati NTT.

Dia juga mengatakan bagi masyarakat yang ingin divaksin, cukup mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi NTT dengan membawa KTP dan  vaksin diberikan secara gratis.

Sementara itu, Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Lotharia Latief berharap kepada Pemerintah Daerah dan Instansi terkait agar dapat memberikan edukasi dan menyosialisasikan kegiatan vaksinasi kepada masyarakat sehingga bisa mencapai target yang diinginkan.

“Bukan berarti setelah divaksinasi kita terbebas dari Covid-19, saya berharap kepada masyarakat agar tetap melaksanakan potokol kesehatan serta selalu menggunakan masker dalam setiap kegiatan atau aktivitas di luar ataupun di dalam rumah. Selalu patuhi 5M. Vaksinasi ini juga adalah dalam rangka untuk memutus mata rantai Covid-19 di NTT”, tukasnya.

Kapolda NTT juga mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi NTT dengan target masyarakat kota Kupang dan kabupaten Kupang.

Sebagai informasi, kegiatan vaksinasi massal Kejati NTT berkerja sama dengan Dinkes Provinsi NTT dengan menurunkan tenaga Vaksinator dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. (Yan/ol)

Leave a Comment