Kecelakaan Maut di Kota Kupang, Satu Korban Jatuh Dalam Kali Bersama Pedang Samurai

Yapi Manuleus

Kecelakaan maut terjadi di lokasi jalur 40, tepatnya di Jembatan Petuk wilayah RT09/RW03 Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT.

Disaksikan VN, Rabu (27/10) pukul 05.30 Wita, korban yang diduga jatuh dari atas jembatan saat kecelakaan sudah tidak bernyawa dan ditemukan sebilah pedang samurai liputan di dekat korban.

Jenazah berkelamin laki-laki tersebut mengenakan celana jins panjang dan baju kaos biru.

Sementara sepeda motor jenis Honda Supra Fit tanpa nomor polisi yang diduga milik korban terparkir di jembatan dan hanya ada beberapa goresan tidak rusak signifikan.

Pukul 06.00 Wita, lokasi sudah makin ramai oleh warga yang ingin melihat kejadian. Namun, tak ada satu pun yang mengenal korban.

Tepat pukul 06.12 Wita, tiga orang polisi dibantu dua orang warga langsung mengevakuasi mayat dan barang bukti ke rumah sakit Bhayangkara.

Beberapa orang saksi mata di lokasi itu mengaku kejadian tersebut tepat pukul 03.00 Wita.

“Kita lewat di sini jam 3 hampir siang.  Sampai disini, ada satu orang yang tidur di bahu jembatan ini dan sementara luka parah. Tanya dia juga omong tidak jelas karena posisi dia mabuk parah juga,” kata salah satu saksi mata di lokasi itu.

Ia mengaku belum tahu jika ada korban lain yang tercebur di dalam kali tersebut.

“Kami tanya dia bilang HP pola berapa supaya kami bisa hubungi keluarga, dia bilang pola 2329. Tapi saat kami buat tidak jadi, dia bilang dia punya kawan punya hp. Jadi, kami langsung cari di sekitar lokasi ternyata ada satu lagi di dalam kali. Tapi kami lihat tidak bergerak lagi,” ujarnya.

Korban yang masih sadar dilarikan ke Puskesmas Sikumana.

“Kami sampai Puskesmas Sikumana. Kami tanya dia bilang nama Alex Wila dari Noelbaki,” tutur salah satu pemuda di lokasi itu.

Hingga saat ini VN pun masih berusaha mencari tau identitas dari jenazah pemuda tersebut. (bev/ol)

Leave a Comment