Kerusakan Pagar Bandara UMK Belum Diperbaiki

Inilah salah satu bagian pagar Bandara UMK Waingapu yang rusak saat banjir bandang April 2021 lalu. Gambar diabadikan Jumat (9/7). Foto: Jumal Hauteas/vn.

Jumal Hauteas

 

Kerusakan pagar Bandar Udara (Bandara) Umbu Mehang Kunda (UMK), Provinsi NTT, yang rusak karena terkena dampak banjir bandang April 2021 lalu hingga saat ini belum diperbaiki. Proses perbaikan pagar ini masih menunggu anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pantauan VN, Jumat (9/7) pagar Bandara di bagian barat, tepatnya di belakang Kantor Bandara hingga ke ujung utara runway terdapat sejumlah kerusakan yang menyisakan ruang yang cukup lebar sehingga manusia maupun ternak peliharaan warga yang ada di sekitar Bandara bisa dengan mudah masuk ke dalam area Bandara.

Ketua RT 08, RW 02, Kelurahan Mauhau, Kecamatan Kambera, Welem Radja kepada VN menjelaskan pentingnya Bandara sebagai objek vital yang menyangkut kepentingan banyak orang sehingga kepada warganya, Wellem sudah mengimbau agar tidak melepas hewan ternaknya di sekitar area Bandara UMK guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Biasanya ada kambing warga yang dilepas atau diikat di sekitar sini. Jadi saya sudah sampaikan agar pastikan tali ikatannya kuat agar tidak terlepas,” jelasnya.

Bahkan menurut Wellem khusus untuk waktu adanya penerbangan warganya diminta agar tidak mengikat hewan ternaknya di sekitar pagar Bandara UMK, demi menjaga keselamatan penerbangan di Bandara UMK Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT.

“Saya minta warga kalau mau ikat ternak di sekitar pagar Bandara, tunggu sore setelah tidak ada lagi penerbangan. Jadi biar semuanya aman,” jelasnya.

Kepala Seksi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara UMK Waingapu, M. Arwin Shofiansyah yang dikonfirmasi di lobi Kantor Bandara UMK Waingapu membenarkan kerusakan pagar Bandara UMK Waingapu saat banjir bandang lalu cukup parah di beberapa bagian.

Namun hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi kapan kerusakan tersebut dapat diperbaiki. Pasalnya, kerusakan pagar tersebut diakibatkan oleh bencana alam, sehingga proses perbaikannya berlangsung di BNPB.

“Kita belum tahu apakah perbaikannya akan dilakukan BNPB atau langsung dari Kementerian Perhubungan,” jelasnya.

Arwin menguraikan, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi sudah datang dan melihat langsung kondisi kerusakan pagar Bandara UMK Waingapu pasca bencana banjir bandang April 2021 lalu, sehingga diharapkannya koordinasi antara Kemenhub dan BNPB dapat berjalan baik dan perbaikan pagar Bandara UMK Waingapu dapat segera dilakukan.

“Takutnya ada ternak warga yang terlepas dan ada di runway saat pesawat hendak landing atau take off bisa bahaya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, kemungkinan perbaikan pagar Bandara UMK Waingapu akan dilalukan oleh BNPB seperti halnya pembangunan tanggul penahan dinding sungai Kambaniru yang jebol saat banjir bandang lalu yang saat ini sedang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Entah itu Kemenhub atau BNPB, yang kita butuhkan adalah pagarnya kembali baik sehingga semua proses penerbangan bisa berjalan dengan baik dan aman,” tandasnya. (Yan/ol)

Leave a Comment