KIA Belanda Bantu Korban Bencana Sumba Timur

Sumba Timur, Pdt. Lastri Agustaf menyerahkan paket bantuan dari KIA kepada warga korban bencana di Kandara, Kelurahan Prailiu, Jumat (21/5). Foto: Jumal/VN
Sumba Timur, Pdt. Lastri Agustaf menyerahkan paket bantuan dari KIA kepada warga korban bencana di Kandara, Kelurahan Prailiu, Jumat (21/5). Foto: Jumal/VN

 

 

 

Jumal Hauteas

Kerk in Actie (KIA) sebuah program untuk karya misionaris dan diakon dari Gereja Protestan di Belanda bekerja sama dengan Persekutuan Kristen Indonesia (Perki) Buitenveldert dan Persekutuan Wanita Berpendidikan Teologi di Indonesia (Peruati) Sumba Timur ikut membantu korban bencana banjir bandang dan Badai Siklon Tropis Seroja di Kabupaten Sumba Timur. 100 paket bantuan ini disalurkan bagi warga korban di wilayah Kandara, Kelurahan Prailiu dan Desa Kiritana, Kecamatan Kambera Sumba Timur.

Penyaluran bantuan paket Sembako, peralatan mandi hingga pakaian dan seragam sekolah ini disalurkan Kamis hingga Jumat (20-21/5) oleh Person In Charge (PIC) wilayah Kandara dan Kiritana, Pdt. Lastri Rosebeth Agustaf bersama tim.

Kepada VN, Jumat (21/5), Pdt. Lastri menjelaskan bantuan ini diberikan sebagai bagian dari kepedulian dan ungkapan rasa yang sama antara KIA, Perki dan Peruati Sumba Timur dengan warga masyarakat yang terdampak banjir bandang dan Badai Siklon Tropis Seroja, Minggu-Selasa (4-6/4) lalu.

Lastri menambahkan, untuk menentukan warga terdampak bencana mana yang mendapatkan paket bantuan ini, dirinya berkoordinasi dengan tokoh-tokoh agama di kedua wilayah tersebut untuk mendapatkan data sesuai dengan paket yang tersedia. Selanjutnya timnya langsung mendistribusikan paket bantuan ini ke rumah warga masyarakat yang berhak.

“Paketnya untuk 100 KK (Kepala Keluarga) sehingga kita bagi 50 paket di Kandara dan 50 paket lainnya di Kiritana,” ungkapnya.

Diharapkannya dengan paket bantuan ini dapat sedikit membantu 100 KK masyarakat yang menerimanya. “Bantuannya tidak banyak, tetapi semoga bisa bermanfaat bagi saudara-saudara yang terdampak banjir,” ungkapnya.

Lastri menambahkan, Peruati Sumba Timur juga mengucapkan terima kasih kepada Meliani Endang Murtiningsih dan Ester Damaris Wola yang menjadi penghubung antara dirinya sebagai PIC Peruati Sumba Timur wilayah Kandara dan Kiritana sehingga bantuan ini dapat sampai dan bisa disalurkan ke warga masyarakat terdampak.

Warga Desa Kiritana, Lukas Waluwanja kepada VN secara terpisah mengaku sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan ini. Karena sudah lebih dari satu bulan bencana banjir bandang berlalu. Namun mereka baru mulai kembali mengolah lahan pertanian yang tidak tersapu banjir untuk bisa kembali menanam sayur-sayuran guna menata kembali kehidupan mereka.

“Banyak lahan kami tergerus banjir, sedangkan yang tersisa juga tanahnya bercampur pasir sehingga tidak bisa langsung ditanam dan butuh tenaga lebih banyak untuk kerjakan,” ungkapnya.(bev/ol)

 

Leave a Comment