Komisi Yudisial RI Buka Penerimaan Seleksi CHA dan Hakim Adhoc Tipikor

Koordinator Kantor Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah NTT, Hendrikus Ara, SH.MH

Yance Jengamal

 

Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia kembali membuka penerimaan Seleksi calon hakim agung (CHA) dan calon hakim adhoc Tipikor di Mahkamah Agung (MA) sejak 22 November-10 Desember 2021.

KY mencari CHA dan calon hakim adhoc Tipikor yang memiliki integritas dan kepribadian tidak tercela, adil, profesional, dan berpengalaman di bidang hukum.

Menurut Anggota Komisi Yudisial sekaligus Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Siti Nurdjanah, dalam rilis yang diterima media ini, Rabu 24 November 2021, menjelaskan, seleksi ini dilakukan untuk memenuhi permintaan MA sesuai Surat Wakil Ketua MA Bidang Nonyudisial Nomor 74/WKMA-NY/SB/11/2021 tentang Pengisian Kekosongan Jabatan Hakim Agung pada MA yang berjumlah delapan orang CHA dan Nomor 75/WKMA-NY/SB/11/2021 tentang Pengisian Kekosongan Jabatan Hakim adhoc pada MA yang berjumlah tiga orang calon hakim adhoc Tipikor di MA.

Delapan posisi CHA yang dicari itu untuk mengisi satu di kamar perdata, empat di kamar pidana, satu untuk kamar agama dan dua untuk kamar tata usaha negara khusus pajak, dan tiga untuk adhoc Tipikor.

Pendaftaran seleksi CHA dan hakim ad hoc Tipikor di MA tersebut dilakukan secara daring melalui situs www.rekrutmen.komisiyudisial.go.id. KY menegaskan tidak melayani pendaftaran secara langsung.

Koordinator Kantor Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah NTT, Hendrikus Ara, SH.MH yang dihubungi terpisah menyampaikan harapannya agar dari NTT banyak yang terpanggil untuk mendaftar.

“Kita punya akademisi, praktisi dan pegiat di bidang yang mumpuni. Calon potensial dari NTT sangat banyak. Sudah saatnya orang NTT juga mau dan mampu bertarung di level nasional,” tegas alumni PMKRI Cabang Kupang angkatan Patriot ini.

Kantor penghubung KY NTT juga telah melakukan sosialisasi ke berbagai instansi yang memiliki calon potensial. Seperti, di Kanwil pajak untuk kamar TUN khusus Pajak dan ke Pengadilan Tinggi Agama untuk mengisi kamar Agama. Selain itu juga ke Perguruan Tinggi dan Organisasi Advokat.

Calon yang mendaftar bisa mendatangi langsung Kantor Penghubung KY RI Wilayah NTT untuk mendapat informasi lebih lanjut dan petugas kantor tersebut siap membantu bila ada kendala dalam pendaftaran.

“Mengingat situasi pandemi yang belum sepenuhnya aman, maka KY akan menggelar seleksi dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dan pendaftaran akan dilakukan secara online melalui situs www.rekrutmen.komisiyudisial.go.id. Para calon harus memenuhi sejumlah persyaratan dan menyiapkan berkas yang dapat dilihat di laman tersebut,” jelas dia. (Yan/ol)

 

Leave a Comment