Kota Kupang Berpotensi Turun Ke PKM Level 2

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang Retnowaty
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang Retnowaty

Putra Bali Mula

Dinas Kesehatan Kota Kupang menyampaikan tinjauan data COVID-19 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur pada September ini menunjukan prospek membaik. Ada potensi Kota Kupang turun dari level 3 ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.

“Yang tanggal 19 September itu untuk kategori level transmisi COVID-19 Kota Kupang dapat dikategorikan level 2,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati, di ruang kerjanya, Senin (20/9)

Ia menjelaskan ada beberapa faktor yang menentukan potensi baik yakni insident rate di Kota Kupang pada kisaran 20 hingga 50 kasus per 100 ribu penduduk per minggu. Faktor lain, rawat inap yang pada minggu ke-37 ini kategori transmisi komunitasnya sudah ke tingkat satu atau kurang dari 5 orang per 100 ribu jiwa per minggu. Jumlah kematian juga berada pada tingkat satu atau kurang dari satu orang per minggu ini.

“Jadi, bisa dilihat ini termasuk kategori level 2 tapi kita tidak boleh langsung lengah dan tunggu penetapan dari pemerintah pusat nantinya,” tambah Retno.

Apabila PPKM Level 2 jadi ditetapkan maka akan ada beberapa kelonggaran untuk aktivitas sektor jasa, niaga, dan pendidikan misalnya peserta didik dapat berjumlah 25 sampai 50 persen kapasitas ruang belajar sesuai kondisi sekolah.

Namun, Retno ingin warga Kota Kupang semakin patuh dengan protokol kesehatan agar tinjauan data sementara ini dapat tetap dipertahankan hingga ditetapkan.

“Ini sesuai kajian kita dan intinya perlu dipertahankan. PPKM kita kan setiap dua minggu ditetapkan lagi kalau sampai tetap begini Kementrian Dalam Negeri kemungkaran bisa saja menetapkan kita level dua,” tukasnya. (bev/ol)

Leave a Comment