Kupang Buat Kanal Kota Kabas Hoax

Putra Bali Mula

Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur berupaya meredam penyebaran informasi tidak benar, bohong, menyesatkan dan meresahkan masyarakat dengan membuat Kota Kabas Hoax.

Kota Kabas Hoax merupakan kanal khusus yang dikembangkan untuk melakukan verifikasi terhadap informasi-informasi hoax yang dapat mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Ariantje Baun, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Kupang, Selasa (23/11).

Ia menyampaikan ini saat mengisi acara Literasi Digital Netizen Fair 2021 yang berlangsung di Aston Kupang.

Ia mencontohkan informasi tidak benar yang meresahkan masyarakat salah satunya seperti kabar akan terjadinya tsunami pada April lalu selepas terjadinya Badai Seroja.

Ia menyebut kanal informasi Kota Kabas Hoax adalah akronim dari Kota Kupang Bebas Hoax.

Dalam kanal ini, terdapat tim kerja dalam pemerintahan bersama media yang akan mengklarifikasi, menyediakan formulir aduan dengan data lengkap sesuai KTP pelapor, dan melangsungkan penelusuran fakta dari isu yang meresahkan masyarakat.

“Output data atau hasilnya akan diposting di kanal Kota Kabas Hoax,” tukasnya.

Ia menyebut kanal ini akan memudahkan masyarakat mencari berita yang sebenarnya dan juga menyajikan berita dari berbagai OPD.

Pusat informasi ini juga melibatkan berbagai mitra kerja dari akademisi, Polri dan media. Sumber lainnya juga adalah Pejabat Pengelola Informasi & Dokumentasi (PPID), setiap OPD dan kelurahan, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), juga media mainstream dengan IFCN (International Fact Checking Network).

Sebelum itu Andre Otta yang merupakan Ketua Karang Taruna Provinsi NTT sekaligus Sekretaris Diskominfo Kota Kupang turut mengingatkan soal penyebaran informasi palsu.

“Perlu crosscheck lagi dari sumber-sumber informasi atau media yang valid lagi sebelum disebarluaskan,” pesannya. (bev/ol)

Leave a Comment