Kursus LKP Gracia Salon harus Melahirkan Wirausahawan Baru

Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal, Dinas Pendidikan Kota Kupang, Roos F. R. W. Dethan melepas secara simbolis papan nama salah satu peserta kursus di LKP Gracia Salon sebagai tanda berakhirnya kursus yang digelar LKP Gracia Salon bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Kupang, Selasa 28 September 2021.

Putra Bali Mula

Lembaga Kursus dan Pelatihan Gracia Salon bersama Dinas Pendidikan Kota Kupang secara resmi mengakhiri masa kursus 15 peserta pelatihan di lembaga tersebut.

Kursus ini merupakan bagian dari Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) jenis keterampilan tata kecantikan rambut kerja sama antara lembaga Gracia Salon, Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbud Tahun 2021.

Acara penutupan ini berlangsung di Gracia Salon pada Selasa (28/9), diikuti para peserta kursus. Penutupan kursus yang telah berlangsung selama kurang lebih 38 hari ini dilakukan secara resmi oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal, Dinas Pendidikan Kota Kupang, Roos F. R. W. Dethan.

Roos melepas secara simbolis papan nama salah satu peserta kursus menandai berakhirnya masa kursus tersebut. Ia juga turut menyerahkan alat-alat kebutuhan yang mendukung keterampilan tata kecantikan rambut kepada peserta.

Dalam arahannya yang diberikan sebelum itu, ia menyampaikan apresiasi kepada LKP Gracia Salon yang sukses memberikan pelatihan dan para pesertanya yang ulet mengikuti kursus guna mencapai kompetensi di bidang tersebut.

“Yang diharapkan ada perubahan dari yang tidak bisa menjadi bisa,” tukas dia.

Usai penutupan kursus, diharapkan anak muda yang dilatih ini sudah mampu untuk berdiri sendiri menjalankan usaha atau menjadi wirausahawan baru. Wirausahawan baru yang dimaksudkannya adalah yang memiliki pengetahuan dan skill sebagai wirausahawan kompeten.

Ia menekankan juga soal etika dan menjaga kepercayaan konsumen dan mitra usaha ke depan. Penampilan sehari-hari dan tata krama diri juga harus dijaga untuk memperhatikan citra dan kepercayaan orang terhadap usaha.

“Skill kalian sudah ada dan setelahnya kalian harus menjaga kepercayaan orang nantinya yang menjadi konsumen karena mereka nantinya menjadi corong bagi konsumen lain,” tukasnya.

Harapan dari dinas sendiri, kata dia, adalah output dari lembaga kursus dan pelatihan ini dapat membawa kerja nyata dan menjaga nama baik lembaga yang telah memberikan pembinaan.

Grace Liliyana Mesah selaku pembina dan pemilik LKP Gracia Salon menyebut 38 hari kursus ini diberikan dengan durasi 4 jam per hari. Sementara instruktur sendiri ada yang berasal dari lembaga Gracia Salon dan juga dari luar lembaga tersebut.

15 orang yang mengikuti kursus ini dibagi dalam tiga kelompok dengan 5 anggota per kelompok. Sementara dukungan fasilitas, alat dan kebutuhan yang diberikan antara lain, ada 16 item seperti catok, hairdryer, gunting, dan berbagai hal lainnya.

“Ini untuk dapat menjadi wirausahawan baru,” kata dia.

Herlofina Edon adalah salah peserta yang menyampaikan apresiasi dan syukur atas pelatihan yang telah diikutinya itu.

Herlofina sendiri berasal dari Nunbaun Dela dan lulusan dari SMKN 1 Kupang yang berusia 24 tahun. Ia dengan haru menyampaikan syukur karena telah dilatih dengan baik di lembaga tersebut selama 38 hari.

“Harapan kami semua ilmu yang kami dapatkan di sini dapat membuat kami menjadi wirausahawan baru,” tukasnya. (Yan/ol)

Leave a Comment