Lantamal VII Kupang Serbu Vaksin Daerah Pesisir Bolok

Salah seorang warga pesisir Bolok disuntik vaksin covid-19 oleh anggota Diskes Lantamal VII Kupang, kemarin.
Salah seorang warga pesisir Bolok disuntik vaksin covid-19 oleh anggota Diskes Lantamal VII Kupang, kemarin.

Kekson Salukh

Dinas Kesehatan Lantamal VII melaksanakan serbuan Vaksin di daerah pesisir Bolok, Kupang, Minggu (4/7). Serbuan vaksin itu dilakukan untuk mendukung program pemerintah RI dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi 1 hari 1 juta orang di seluruh Indonesia.

Dalam rilis yang dikirim Dispen Lantamal VII Kupang kepada VN menyebut, serbuan Vaksin yang bertempat di Gereja Masehi Injili Timor Klasis Kupang Barat, Bolok, Minggu (4/7) menyasar masyarakat dan Jemaat Bet El Nitneo.
Personel Vaksinator Diskes Lantamal VII dan RSAL SMJ Kupang yang dipimpin langsung Kadiskes Lantamal VII Letkol Laut (K) M Haris Bennu kembali melaksanakan serbuan vaksinasi bagi masyarakat yang berada di Gereja Masehi Injili Timor Klasis Kupang Barat.

Vaksinasi menerapkan prosedur kesehatan Covid-19 seperti menjaga jarak, menggunakan masker, disiapkan tempat cuci tangan dengan sabun.

Kadiskes Lantamal VII Letkol Laut (K) M.Haris Bennu menyampaikan ini bukti nyata keterlibatan TNI sebagai pelayan masyarakat untuk percepat program vaksinasi Covid-19.

“Pemerintah tidak segan-segan menggandeng tokoh agama untuk menggunakan fasilitas keagamaan untuk pelaksanaan vaksinasi. Kiranya pemerintah dengan segala kebijakannya dapat melaksanakan tugas mulia ini untuk menyelamatkan masyarakat Indonesia segera lepas dari pandemi covid-19,” tandasnya.

Menurut Kadiskes, Vaksin merupakan harapan masyarakat dunia agar dapat melepaskan diri dari pandemi covid-19. Memang ada saja pro dan kontra di kalangan masyarakat, dengan pertanyaan, apakah vaksin aman? Apakah ada dampak dari vaksin kepada kesehatan manusia dan sejauh mana daya tahan tubuh setelah divaksin? Pertanyaan-pertanyaan ini tentu harus dijawab oleh pemerintah untuk meyakinkan masyarakat untuk ikut dalam program vaksin.

Hingga kini, vaksinasi merupakan langkah terbaik yang ditetapkan oleh WHO untuk melepaskan masyarakat dunia dari pandemi Covid-19. WHO mendorong negara-negara untuk mensukseskan pelaksanaan vaksinasi. Di Indonesia, pada awalnya pemerintah melakukan vaksinasi dengan prioritas tenaga kesehatan (Nakes), ASN, dan TNI-Polri, setelah itu dilanjutkan kepada masyarakat umum.

“Dalam serbuan vaksinasi ini menggunakan jenis Sinovac dengan total yang mendaftar 229 orang, yang tervaksin 212, tunda vaksin 17 orang dan personel Vaksinator sejumlah 15 orang dari Diskes Lantamal VII 10 orang, RSAL SMJ Kupang 1 orang dan Puskesmas Batakte 2 orang, ” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengarahkan seluruh TNI AL di Indonesia untuk menjadi contoh serta terlibat langsung dalam mendukung program vaksinasi di Indonesia.

“Jadilah contoh dan teladan dalam mendukung upaya percepatan penanganan wabah Covid-19 serta cepat beradaptasi diri terhadap tatanan kehidupan normal baru atau “the new normal” di lingkungan TNI Angkatan Laut, ” pinta calon Panglima TNI itu. (mg-10/C-1)

Leave a Comment