Makin Tampak Penataan Kawasan Pantai Kota Kupang

Putra Bali Mula

Proyek pembangunan wisata kuliner Kelapa Lima di depan Hotel Aston dan Kupang Square di Pantai LLBK, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur mulai tampak penataannya.

Di depan Hotel Aston Kupang empat unit bangunan berlantai dua dibangun dengan model terbuka yang menjorok ke laut.

Pantauan VN, Senin (1/11) pembangunan itu mulai tampak struktur bangunannya. Bangunan ini direncanakan menjadi pusat kuliner khas Kupang. Untuk kawasan Pantai Kelapa Lima ini menelan anggaran Rp 52 miliar.

Selain itu akan dibangun gazebo, panggung, taman, jembatan kecil, dan beberapa spot menarik lain di tempat itu.

Sementara di Pantai LLBK, pembangunan sudah sampai pada rangka atap.

Untuk diketahui penataan Kota Kupang ini untuk Penguatan Fungsi dan Konservasi Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang.

Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) Ditjen Cipta Karya wujudkan komitmen dan dukungan Pemerintah Pusat terhadap Pemerintah Daerah hingga tercipta ruang Kota Kupang yang lebih baik dan berkualitas.

Kegiatan penataan Kota Kupang yang dilaksanakan Direktorat PKP melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Nusa Tenggara Timur (BPPW NTT) bertujuan untuk mengubah wajah Kota Kupang dengan pembangunan serta peningkatan sarana dan prasarana wisata.

Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan di 3 lokasi, yaitu Kawasan Kota Lama Kupang atau Pantai Lai-Lai Besi Kopan (LLBK), Pantai Kelapa Lima, dan Koridor 3 Jalan Frans Seda.

Pantai LLBK dan Pantai Kelapa Lima merupakan kawasan konservasi yang termasuk TWAL Teluk Kupang. Untuk itu, dalam penataan kawasan tersebut, Direktorat PKP menggandeng Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT yang berada di bawah naungan Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kerja sama dikukuhkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Kepala BBKSDA NTT, Direktur PKP, dan Sekretaris Daerah Kota Kupang, pada Juni 2021 lalu.

Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan Ditjen Cipta Karya dalam mengoptimalkan penguatan fungsi tata kelola sekaligus konservasi keanekargaman hayati di kawasan TWAL Teluk Kupang.

Sesuai perjanjian tersebut, BPPW NTT selaku perwakilan Direktorat PKP di daerah akan melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana wisata alam di TWAL Teluk Kupang. Tepatnya, di Pantai LLBK dan Pantai Kelapa Lima.(bev/ol)

Leave a Comment