Mantan Bupati Mabar Dituntut 15 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Mantan Bupati Agustinus Ch. Dulla saat digiring menuju Rutan Kupang. Foto: Simon/VN
Mantan Bupati Agustinus Ch. Dulla saat digiring menuju Rutan Kupang. Foto: Simon/VN

Simon Selly

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Bupati Mabar Agustinus CH. Dulla dengan 15 tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Senin (21/1).

“Memohon agar terdakwa dituntut dengan pidana penjara 15 tahun,” tegas JPU Hero Ardi Saputro.

Dulla juga dituntut untuk membayar denda senilai Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

“Dalam kasus ini terdakwa tidak dikenakan uang pengganti kerugian keuangan negara,” tambah Hero.

Menurut Hero, perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diatur dan diancam dalam pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 Undang – Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang Nomor Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHPidana.

Terdakwa Agustinus Ch. Dulla diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengalihan aset Pemda Mabar di Labuan Bajo, Kabupaten Mabar.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Wari Juniati dan anggota, Ibnu Kholik dan Gustaf Marpaung. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang hadir dari Kejati NTT yakni Herry Franklin, Emerensiana Jehamat, dan Hero Ardi Saputro.

Sidang digelar secara virtual. Terdakwa Agustinus Ch. Dulla didampingi penasehat hukumnya.

Usai JPU membacakan tuntutan kepada terdakwa Agustinus CH. Dula, Ketua Majelis Hakim Wari Juniati menunda persidangan hingga Rabu 23 Juni 2021 dengan agenda nota pledoi atau pembelaan dari kuasa hukum terdakwa. (bev/ol)

Leave a Comment