Mantan Kades dan Bendahara Desa Racang Welak Jadi Tersangka

Kapolres Mabar AKBP Bambang Hariwibowo bersama Kasat Reskrim Darma Yuga Sutanto saat memberikan keterngan pers.
Kapolres Mabar AKBP Bambang Hariwibowo bersama Kasat Reskrim Darma Yuga Sutanto saat memberikan keterngan pers.

Gerasimos Satria

Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Manggarai Barat (Mabar), NTT menetapkan mantan Kepala Desa (Kades) Racang Welak, Kecamatan Welak berinisial BB (53) bersama Bendahara Desa,YB ( 52) sebagai tersangka korupsi dana desa tahun anggaran 2017 dan 2018. Kedua tersangka terbukti mengunakan dana desa untuk memperkaya diri dengan kerugian negara mencapai Rp 145 Juta lebih.

Kepala Satuan Reskrim Polres Mabar IPTU Darma Yuga Sutanto,Rabu (16/6) mengatakan pihaknya menemukan penyimpangan setelah memeriksa dokumen pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa untuk tahun 2017 maupun 2018 yang dibuat YB.

Dia mengatakan dalam pengelolaan Dana Desa, Kepala Desa BB bersama Bendahara DesaYB pada tahun 2017 maupun 2018 melakukan pembayaran fiktif untuk beberapa item pengeluaran seperti pembayaran Harian Orang Kerja (HOK) dan biaya pembelian dan pengangkutan material lokal. Bukti-bukti yang dicantumkan dalam dokumen pertanggungjawaban, sebagiannya tidak sesuai dengan fakta dan kondisi yang sebenarnya.

Keduanya juga mengurangi volume pekerjaan dari yang seharusnya dikerjakan sesuai dengan RAB. Hal ini dibuktikan dengan pertanggungjawban penggunaan dana tidak sesuai dengan kondisi pekerjaan terpasang. Hal itu terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan dari Tim Ahli baik dari Ahli Tehnik Sipil maupun Ahli Elektro.

Kedua tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) subs pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) huruf a dan b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

Kapolres Mabar AKBP Bambang Hariwibowo menyampaikan Polres Mabar serius menangani jumlah kasus dugaan korupsi. Penyidik unit Tipikor Polres Mabar akan menyampaikan kepada publik jika telah menyelesaikan proses penyidikan.

“Semua kasus dugaan korupsi yang sudah lapor ke Polres Manggarai Barat akan kita proses,” ujar Bambang. (bev/ol)

Leave a Comment