Masyarakat Boleng Ekspor Kepiting ke Hongkong dan Taiwan

Aktivitas di tambak lepiting milik Koperasi Rumah Biru Sejahtera di Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng. Foto: Gerasimos/VN
Aktivitas di tambak lepiting milik Koperasi Rumah Biru Sejahtera di Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng. Foto: Gerasimos/VN

Gerasimos Satria

Nelayan di Kampung Lekeng, Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang merupakan anggota Koperasi Rumah Biru Sejahtera Labuan Bajo berhasil memanen kepiting bakau berukuran besar. Hasil panen diekspor ke Taiwan dan Hongkong.

Penanggungjawab Tambak Kepiting, Desa Golo Sepang Vinsensius Saur, Kamis (17/6) menuturkan berkat ketekunan yang dijalani, kelompok tani yang bergabung dalam Koperasi Rumah Biru Sejahtera berhasil memanen kepiting berukuran besar.

Ia mengaku puas dengan hasil usaha kepiting bakau yang dilakukan bersama anggota koperasi.

Dia mengatakan selama ini kepiting bakau Kecamatan Boleng sebagian besar dikirim ke Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Mabar.

Tahun 2020, Koperasi Rumah Biru Sejahtera tahun 2020 mulai membangun tambak di Desa Golo Sepang dan membeli benih kepiting bakau milik nelayan.

Pendiri Koperasi Rumah Biru Sejahtera,
Yovani Mariarenyarosasi Francis Yuki
menjelaskan beberapa jenis Kepiting bakau telur dan ada kepiting bakau jantan sudah dipanen perdana mulai dari Januari sampai April 2021 lalu. Hasil panen ini merupakan benih yang ditebar Oktober 2020 lalu.

Hasil kepiting itu masuk kualitas ekspor sehingga melalui dua agen di Jakarta, pihaknya melakukan ekspor ke Hongkong dan Taiwan.

Ia menjelaskan hasil panen perdana kepiting bakau belum dapat memenuhi jumlah permintaan. Produksi belum banyak karena masih di lahan uji coba dan juga sumber daya yang baru diberdayakan. Pihaknya baru dapat penuhi permintaan dua agen di Jakarta. Dua agen itu membutuhkan 1 ton per hari tetapi kelompok tani baru dapat produksi 100 kilo gram (Kg) per tiga hari.

“Benih yang baru belum bisa kami masuk karena masih persiapan tambaknya. Sekarang kami buat kolamnya lebih rimbun ditanami pohon bakau. Lalu membuat rumpon, rumah kepiting dengan tujuan bisa sebagai tempat hidupnya plankton sekaligus jadi makanan kepiting,”ujar Yuki. (bev/ol)

Leave a Comment