Misa di Rumah Ditiadakan, Perayaan Nikah Ditunda

 

 

Putra Bali Mula

 

Paroki Santa Maria Assumpta memberlakukan misa dan pembinaan komuni pertama secara online. Perayaan nikah hingga misa duka di rumah umat yang meninggal juga ditiadakan.

Aturan ini diberlakukan sesuai ketentuan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) dan surat Gembala Uskup Agung Kupang.

Hal itu dituangkan dalam Surat Pemberitahuan kepada umat dari Pastor Paroki Santa Maria Assumpta Kupang, Rudolf Jung Lake, yang didapatkan VN pada Selasa (6/7).

Dalam pemberitahuannya disampaikan beberapa hal untuk menjadi pedoman di antaranya adalah perayaan ekaristi umat di gereja ditiadakan untuk sementara waktu sesuai surat edaran
Wali Kota Kupang.

Perayaan ekaristi di gereja dirayakan secara online dengan misa harian yang dilaksanakan
pukul 05.30 Wita dan misa hari Minggu pada pukul 07.00 Wita.

“Bagi umat yang ingin memasukan intensi dapat memasukan pada kotak intensi di depan Pastoran,” demikian bunyi pemberitahuan itu.

Untuk pembinaan calon penerima sakramen komuni pertama dilaksanakan secara daring sehingga orang tua diharapkan menyediakan HP Android dan membantu anak-anak calon Penerima Komuni untuk belajar dari rumah.

Selanjutnya, semua perayaan baik komuni pertama, krisma dan nikah ditunda. Sehingga, pasangan nikah yang sudah mendaftarkan diri di kantor sekretariat Paroki dapat berkonsultasi dengan Pastor Paroki untuk mendapatkan solusi.

Selain itu pada poin kelima disebut tidak ada pelayanan misa di rumah umat. Bila ada umat yang meninggal maka akan diatur tersendiri sesuai prokes

“Mari kita tetap berkunjung di dalam doa, saling meneguhkan dan menguatkan serta terus memberikan motivasi satu kepada yang lain dengan menyebarkan berita yang benar dan tidak gampang meneruskan berita hoax. Salam sehat selalu,” himbau Pastor Paroki Sta. Maria Assumpta dalam pemberitahuannya.

Seluruh umat Paroki Sta. Maria Assumpta diharapkan dapat memaklumi kondisi ini.

Sementara dalam ketentuan Surat Edaran Wali Kota Kupang soal PPKM Mikro poin kelima juga ditegaskan bahwa kegiatan di tempat ibadah seperti gereja, masjid, mushola, pura, vihara, klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah ditutup sementara. (Yan/ol)

Leave a Comment