Muda-mudi Ende Lawat Anak-anak di Panti Asuhan Bhakti Luhur

Muda-mudi dari IKKEF sedang besama-sama dengan anak-qnak panti asuhan di Kupang.

 

Mutiara Malehere

Senyum manis menghiasi wajah anak Panti Asuhan Bhakti Luhur Kupang, Provinsi NTT, saat muda-mudi Ikatan Keluarga Kabupaten (IKKEF) Ende memberikan perhatiannya dalam kunjungannya, Sabtu (12/6).

Anak-anak tampak antusias dan bersemangat ketika menerima perhatian berupa bantuan paket sembako dan pakaian layak pakai.

Setelah menerima bantuan, anak-anak bernyanyi sebagai bentuk ucapan terima kasih atas kepedulian sesama.

Pengurus Panti, Suster Alma mengucapkan terima kasih atas perhatian dari para pemuda-pemudi Ende yang telah memperhatikan keberadaan anak panti.
Pasalnya selama ini Panti Asuhan Bhakti Luhur telah menangani puluhan anak dengan berbagai latar belakang bahkan ada yang dalam keadaan sakit serta menjalani pengobatan dan  fisioterapi.

Dalam memenuhi semua kebutuhan anak, lanjut Suster Alma, pihaknya melakukan berbagai usaha untuk pembiayaan kebutuhan sehari-hari hingga pengobatan.

“Kami mempunyai usaha fotokopi, menjual hasil kerajinan dari anak panti, bahkan usaha lainnya dan hasilnya untuk membiayai kebutuhan serta biaya kesehatan anak panti sebab kami tidak memiliki donatur tetap,” ujar Suster Alma.

Ketua Bidang Kepemudaan  Ikatan Keluarga Kabupaten Ende Flores (IKKEF), Thomas Heru mengatakan bahwa kegiatan bhakti sosial sebagai wujud kepedulian para pemuda-pemudi Ende terhadap sesama yang membutuhkan perhatian.

Terkait Bhaksos, lanjut Heru, pihaknya melaksanakan pada dua lokasi berbeda di Panti Asuhan Al-Fatin Kelurahan Namosain, dan Panti Asuhan Bhakti Luhur Susteran Alma di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM).

“Kami memilih dua panti asuhan berbeda agama Islam dan Kristen katolik, yang bertujuan meminimalisir isu agama yang sangat sensitif sekaligus menjaga toleransi dan merajut keberagaman,” ungkap Heru.

Adapun para pemuda asal Kabupaten Ende yang berdomisili di Kota Kupang juga menganut Agama Kristen, Katolik maupun Islam sehingga Para kawula muda Ende wajib berperan aktif sekaligus berkolaborasi dalam menjaga makna toleransi antar umat beragama di NTT khususnya Kota Kupang.

Sekretaris IKKEF, Abdul Aziz mengungkapkan kegiatan bhaksos berbagi dengan anak panti asuhan untuk merayakan satu tahun terbentuknya IKKEF di Kota Kupang.

“Kami memilih melakukan kegiatan sosial yang  bermakna positif sekaligus bermanfaat bagi sesama yang membutuhkan, meski nilainya tidak seberapa namun semuanya tulus dari hati,” ungkap Abdul. (Yan/ol)

Leave a Comment