Museum NTT Sosialisasi Tradisi Penangkapan Nyale

Suasana kegiatan sosialisasi Tradisi Penangkapan Nyale dari Masyarakat Sumba Barat yang digelar Museum Daerah NTT, Kamis (24/6).

Putra Bali Mula

 

Museum Daerah NTT mensosialisasikan kepada masyarakat umum mengenai tradisi penangkapan nyale yang masih dilestarikan di Kabupaten Sumba Barat.

Visualiasi mengenai tradisi di Sumba Barat ini disampaikan lewat sosialisasi yang dilakukan di Museum Daerah NTT sejak Kamis pagi (24/6).

Sosialisasi soal tradisi penangkapan nyale di Kabupaten Sumba Barat ini merupakan kegiatan dari museum sebagai tempat belajar mengenai tatanan budaya di NTT atau museum sebagai media informasi karya budaya.

Kepada Museum NTT, Esau K M Ledoh kepada VN menyebut, sosialisasi ini merupakan kajian budaya dan etnik yaitu soal penangkapan nyale di Kabupaten Sumba Barat.

Menurut dia, masyarakat awam belum mengetahui benar soal tradisi penangkapan nyale yang dilakukan setiap musim tanam dan panen ini.

Informasi yang disosialisasikan kepada publik ini bertujuan agar masyarakat memahami budaya yang ada di NTT khusus soal penangkapan nyale.

“Inilah salah satu budaya yang terpelihara,” kata dia.

Sosialisasi selama sehari ini dihadiri oleh kepala sekolah, guru, mahasiswa, budayawan maupun masyarakat umum dan yang terlibat dalam aktivitas penangkapan nyale.

Kegiatan yang dilaksanakan tidak saja soal penangkapan nyale di Sumba Barat. Nantinya ada sosialisasi dengan koleksi Moko dari Kabupaten Alor yang disesuaikan dengan jadwal kegiatan bulan berikutnya. Sementara di bulan sebelumnya dilaksanakan sosialisasi tentang tenun ikat dari Kabupaten Ende. (Yan/ol)

Leave a Comment