Nakes Pertaruh Nyawa Tangani Pasien Covid-19

Situasi para Nakes yang bertugas di ruang isolasi RS TC Hillers Maumere pekan lalu.

Yunus Atabara

 

Tenaga Kesehatan (Nakes) dan relawan covid-19, memiliki tanggung jawab yang berisiko tinggi di masa pandemi Covid-19. Sejak Maret 2020 hingga saat ini, tanpa kenal lelah bekerja siang dan malam. Tak sedikit dari Nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus kepada VN Minggu (11/7) menyampaikan, hingga saat ini Nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 lebih dari 80 orang.

Di antaranya 4 orang dokter, selebihnya tenaga medis dan relawan. Kondisi ini sebagai bukti bahwa para Nakes dan dokter sudah bekerja 24 jam, dengan mempertaruhkan nyawa mereka sendiri untuk melawan Covid-19.

“Adanya Nakes dan dokter yang terkonfirmasi positif, ini bukti bahwa nyawa pun digadaikan untuk menyelamatkan masyarakat Sikka,” tegasnya.

Salah satu bukti kerja keras para dokter, Nakes, Satgas dan relawan, saat ini terdapat 900 kasus aktif Covid-19 yang sedang dalam perawatan. Dari 900 kasus aktif saat ini, karantina mandiri sebanyak 810 kasus sedangkan sisanya karantina terpusat dan menjalani perawatan di ruang isolasi.

“Saat ini ruang isolasi Covid-19 di RS TC Hillers full. Dua Rumah Sakit Swasta menjadi Rumah Sakit Second line agar bisa merawat pasien terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya. (Yan/ol)

 

 

Leave a Comment