NTT Tertinggi Masuk Perguruan Tinggi, Peran Guru BK Bakal Tak Main-Main

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT Linus Lusi
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT Linus Lusi

Putra Bali Mula

NTT menjadi salah satu dari 10 provinsi dengan persentase diterima SBMPTN 2021 tertinggi bidang soshum (sosial hukum). NTT berada di urutan tujuh dari 10 provinsi lainnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Linus Lusi mengaku bangga namun hasil ini perlu dievaluasi terus-menerus.

Raihan prestasi ini, kata dia, memang memberi pola terhadap pengawasan minat dan bakat bagi siswa sejak kelas 10. Peran guru BP (Bimbingan Penyuluhan) dan BK (Bimbingan Konseling) sangat krusial di samping guru mata pelajaran sehingga siswa tak salah sasar memilih program dan jurusan yang dikehendaki.

“Kami bersama Kepala BKD NTT Ibu Henderiana Laiskodat dalam berbagai kunjungan selalu mengarahkan sekolah untuk telusuri kelulusan siswa di PT negeri. ITB, UGM, Akpol atau kampus ternama. Ini perlu didesain secara masif oleh sekolah,” tukasnya pada VN Selasa (15/6) via WhatsApp.

Contohnya, kata dia, peran sekolah adalah menganalisa hal apa yang perlu disiapkan siswa agar lulus STPDN dengan passing grade yang ditetapkan.

Ia menambahkan NTT memang masuk 10 besar Dari 12.069 pendaftar asal Provinsi Nusa Tenggara Timur yang lolos atau diterima adalah 23,21 persen atau 2.801 peserta. Sisanya yang tak lolos PTN (Perguruan Tinggi Negeri) bisa saja lanjut ke PT swasta dengan Bidik Misi.

“Ini seleksi akademik, hukum akademik mutlak berlaku sebagai evaluasi tiap sekolah dan dinas,” imbuhnya.

Ia menegaskan NTT masuk 10 besar ini adalah sebagai suatu prestasi dan dengan begitu perkembangan pendidikan di NTT akan dipacu lagi.

“Kita berjalan atas peta permasalahan pendidikan dan pacu dengan kegiatann akademik dan non akademik,” tambahnya. (bev/ol)

Leave a Comment