Pelayanan Dokumen Kependudukan melalui Aplikasi WhattsApp dan Facebook

Petson S Hangge, Kadisdukcapil Rote Ndao
Petson S Hangge, Kadisdukcapil Rote Ndao

Frangky Johannes

Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Rote Ndao, mengakibatkan pelayanan tatap muka (langsung) di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dihentikan sementara.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Rote Ndao Petson Hangge yang dikonfirmasi victorynews.id, Senin (12/07/2021), menjelaskan, penutupan sementara pelayanan melalui loket di kantor tersebut, sesuai Instruksi Bupati Nomor 432 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Menurutnya, dalam Instruksi Bupati tersebut diatur pemberlakuan bekerja dari rumah atau work from home (WFH), guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang melonjak dalam satu pekan terakhir.

Dikatakan Petson, pelayanan Disdukcapil itu senantiasa setiap saat bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga untuk menjaga supaya masyarakat dan staf tidak terpapar Covid-19, maka diambil kebijakan untuk penutupan sementara pelayanan di loket-loket dan membuka pelayanan secara online melalui WhatsApp dan Faacebook Disdukcapil Kabupaten Rote Ndao.

Layanan secara online, kata dia, masyarakat cukup scan dokumen yang diperlukan dan langsung akan diproses oleh operator Disdukcapil. Kemudian setelah selesai diproses, akan disampaikan kepada yang bersangkutan untuk datang mengambil di kantor. Sehingga, tidak lagi ada antrean dalam waktu yang relatif lama dan jumlah yang banyak.

“Pelayanan online akan lebih cepat karena teman-teman pegugas fokus untuk meproses dokumen kependudukan yang diminta, tidak lagi terganggu dengan antrean pada loket pelayanan,” imbuhnya.

Serahkan ke Kepala Desa

Bagi masyarakat yang bermukim di kawasan yang tidak terlayani jaringan internet atau koneksinya buruk, dan juga yang tidak meliki handphone android, kata Petson, Disdukcapil telah memikirkan solusinya dan telah berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa, sehingga masyarakat tinggal kumpulkan dokumen di kepala desa masing-masing dan selanjutnya kepala desa yang ajukan ke Disdukcapil.

“Kami sudah koordinasi terkait keterbatasan itu, di mana pada bulan Maret lalu juga kita sudah lakukan hal yang sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang belum mempunyai akses internet, jadi tidak ada masalah,” kata dia.

Masih menurutnya, penutupan sementara loket pelayanan telah dilakukan sejak Senin (05/07/2021) hingga batas waktu yang akan dinformasikan kembali karena masih melihat perkembangan kasus Covid-19.

“Jika kasusnya menurun, kami akan laporkan ke pimpinan untuk mempertimbangkan membuka kembali loket pelayanan langsung,” tutupnya. (bev/ol)

Leave a Comment