Pemkab Rote Komit Kembangkan Destinasi Mulut Seribu

Destinasi Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur
Destinasi Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur

 

 

Frangky Johannis

Objek wisata Mulut Seribu, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur berhasil meraih juara 2 Anugerah Pesona Indah (API) Award 2020 untuk kategori Surga Tersembunyi Terpopuler yang diumumkan dalam  Malam Penganugerahan Award tersebut di Inaya Bay Komodo, Kawasan Marina Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT, Kamis (20/5) malam.

Menyambut keberhasilan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rote Ndao bertekad untuk terus menata dan mengembangkan kawasan Mulut Seribu di Dusun Lokonamon, Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, dan sejumlah objek wisata lainnya menjadi destinasi unggulan Provinsi NTT dan Indonesia.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu yang dikonfirmasi VN, Jumat (21/05) siang mengatakan sesuai visi-misinya dan Wakil Bupati Stefanus M Saek, yang telah dituangkan dalam RJPMD Kabupaten Rote Ndao 2019-2024, yakni mewujudkan masyarakat Rote Ndao yang BERtumbuh, MAkmuR, TAat dan BersahaBAT (BERMARTABAT) dan Berkelanjutan bertumpu pada Pariwisata yang didukung oleh Pertanian dan Perikanan.

Sejumlah program aksi khususnya di Bidang Pariwisata, kata dia, telah dilaksanakan, melakukan penataan objek-objek wisata yang ada di Rote Ndao, untuk ke depan menjadi pusat kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Khusus untuk mendukung Mulut Seribu, kata Bupati Paulina, telah dimulai pada awal kepemimpinannya tahun 2019 silam, dengan melaksanakan Festival Mulut Seribu. Selain itu, tahun 2020 sebenarnya telah diagendakan Festival Laut Mati yang juga merupakan salah satu objek wisata unggulan di Kecamatan Landu Leko untuk diperkenalkan ke dunia wisatawan domestik dan manca negara. Hanya saja terjadi bencana non alam Covid-19, sehingga kegatan tersebut belum dapat dilaksanakan.

“Objek wisata Laut Mati ini menjadi salah satu kekhasan Rote Ndao, di mana tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia. Sehingga, kami akan perkenalkan itu, sekaligus menunjang Mulut Seribu yang lokasinya kebetulan berdekatan,” kata Bupati Paulina.

Ia mengatakan, dalam upaya menata dan mengembangkan Mulut Seribu, tahun ini Pemkab Rote Ndao membangun akses jalan lapisan penetrasi (lapen) di Kecamatan Landu Leko pada beberapa ruas, di antaranya ruas Daurendale-Sipu sepanjang 2,5 kilometer, Sipu-Puku Afu 7 kilometer, dan Sotimor-Kenamoen 5 kilometer.

“Jadi dengan Mulut Seribu memperoleh juara 2 API 2020 ini, ke depan kami akan terus menata dan membangun Mulut Seribu, Laut Mati, dan objek-objek wisata lainnya, agar ke depan bisa menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat Rote Ndao, dengan dukungan sektor pertanian, perikanan, serta sektor lainnya,” tutup Paulina. (bev/ol)

Leave a Comment