Pemkab TTU segera Operasikan Dua Unit GeNose

Bupati TTU, Juandi David, Kapolres TTU AKBP Nelson Filepe Diaz Quintas dan Dandim 1618/TTU, Letkol Arm.Roni Junaidi.

Gusty Amsikan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTU, Provinsi NTT, memesan dua unit GeNose untuk mempermudah proses screening kesehatan terhadap masyarakat maupun pelaku perjalanan yang hendak masuk ke wilayah TTU.

Hal tersebut disampaikan Bupati TTU, Juandi David, kepada media ini, Kamis (22/7) di Kefamenanu.

Juandi mengatakan, Pemerintah Daerah telah memesan dua unit GeNose, alat khusus untuk mendeteksi infeksi virus Corona melalui embusan napas, dengan harga Rp 65.000.000 per unit. Saat ini alat tersebut masih harus dilengkapi dengan laptop pendukung. Dua unit GeNose tersebut sesuai rencana akan tiba pada dua pekan mendatang dan akan ditempatkan di Posko Oeprigi serta RSUD Kefamenanu.

GeNose yang ditempatkan di Posko Oeprigi nantinya akan digunakan untuk melakukan screening bagi pelaku perjalanan yang hendak masuk ke wilayah TTU. Pelaku perjalanan dari luar yang masuk tanpa rapid antigen atau tidak memiliki identitas yang jelas akan diprioritaskan untuk melakukan screening mengunakan GeNose.

Jika hasilnya negatif, maka pelaku perjalanan yang bersangkutan disilakan masuk ke wilayah TTU. Namun, jika hasilnya positif, maka yang bersangkutan akan dikarantina di Rumah Sakit Darurat (RSD) atau lokasi lain yang telah disediakan.

“Kalau sudah ada maka satu (Ditempatkan) di Perbatasan Oeprigi dan satu di RSUD Kefamenanu. Kita adakan dengan maksud kalau ada yang butuh bisa digunakan karena hasilnya bisa keluar dua sampai tiga menit,”jelasnya.

Saat ini Pemkab masih terus menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  untuk menekan angka penyebaran covid-19 di wilayah tersebut. Dalam pelaksanaan PPKM, pihaknya juga melakukan pembatasan-pembatasan kegiatan masyarakat seperti kerumunan, pesta-pesta dan kegiatan-kegiatan lain. Pemerintah Daerah mengantisipasi lonjakan pasien positif covid-19 dengan menyiapkan beberapa lokasi, seperti Rusunawa, BLK, LBK, RS Leona dan RSUD Kefamenanu, serta persiapan cadangan di Kodim 1618/TTU, Polres TTU dan Poliklinik. Beberapa tempat seperti penginapan dan kos-kosan juga dipersiapkan untuk menghadapi kondisi terburuk yang mungkin terjadi.

“Untuk sekarang, jumlah pasien positif covid-19 ada 138 orang. Yang sembuh total 288 orang dari total 436 kasus positif. Yang masih dirawat 138 orang dan yang meninggal dunia 10 orang. Lokasi-lokasi yang dipersiapkan masih longgar,”pungkasnya. (Yan/ol)

 

Leave a Comment