Pemkot Mulai Gencar Lakukan Vaksinasi Tahap Dua

Hermanus Man, Wakil Wali Kota Kupang

Putra Bali Mula

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang menargetkan vaksinasi tahap 2 akan mencapai 70 persen pada Desember 2021 mendatang. Prioritas Vaksknasi tahap 2 adalah penerima vaksinas Sinovac dan AstraZeneca. Pemkot akan menyasar para penerima via data nama dan alamat sesuai pemberian vaksinasi tahap pertama.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man, di Gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (13/10). Ia menyebut, Kota Kupang telah herd immunity dari segi akses terhadap vaksinasi, namun untuk persentasi idealnya perlu mencapai 70 persen vaksinasi tahap kedua.

Pada saat ini vaksinasi dosis kedua di Kota Kupang mencapai 48,55 persen atau 161.989 orang dari target 333.628 orang. Sementara vaksinasi tahap pertama telah 80,18 persen atau 267.523 orang sudah divaksin. Data tersebut merupakan rekapan vaksinasi hingga dengan 12 Oktober lalu.

Pemerintah Kota Kupang, kata Herman, mulai Oktober hingga Desember ini akan lebih gencar lagi mencari orang yang harus divaksinasi tahap dua.

Untuk itu semua puskesmas di bawah komando Dinas Kesehatan Kota Kupang akan memprioritaskan peserta vaksinasi tahap dua sesuai jadwal yang ditetapkan berdasarkan jenis vaksin.

“Kita prioritaskan mereka yang dosis dua,” kata dia.

Sedangkan untuk vaksinasi tahap pertama tetap dilayani sehingga capaian vaksinasi diperkirakan dapat bertambah 10 persen dalam beberapa waktu ke depan. Herman mengakui jumlah itu pun didominasi bukan oleh warga asli Kota Kupang tetapi dari warga luar yang berdomisili di Kota Kupang. Prioritas vaksinasi tahap dua ini, jelasnya, dimaksudkan agar tidak lagi terjadi selisih persentase yang besar dengan vaksinasi tahap pertama.

Ia menilai TNI Polri benar-benar memberikan perhatian terhadap vaksinasi sehingga dalam beberapa minggu ini ia akan berkoordinasi mengenai vaksinasi tahap dua ini sesuai data yang ada.

“Bagaimana mengejar orang-orang yang sudah divaksin untuk dosis dua Sinovac. Lebih repot memang menunggu orang yang pakai AstraZeneca karena itu harus tiga bulan,” tambah dia.

Dinas Kesehatan Kota Kupang melalui puskesmas yang akan mengumpulkan data penerima vaksinasi tahap dua yaitu nama dan alamat yang jatuh tempo vaksinasi mulai Oktober ini.

“By name, by address, per tempo, jadi Oktober tanggal berapa, di mana-mana per kelurahan,” tukasnya.

Tentunya hal ini pun mempunyai tantangan, kata Herman, tetapi data elektronik yang ada akan sangat membantu per alamat kelurahan sesuai jenis vaksin tahap dua dari penerima AstraZeneca dan Sinovac.

“Sehingga target saya sampai Desember ini 70 persen,” ungkapnya.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Kupang akan mengincar penerima vaksinasi tahap dua saat ini setelah herd immunity tercapai sebagai bagian dari perlindungan menyeluruh terhadap masyarakat.

“Sehingga tidak saja mengklaim saja herd immunity tetapi masih kasus baru satu, dua lagi,” kata dia. (Yan/ol)

Leave a Comment