Pemkot Sesalkan Poltekkes Kemenkes Kupang Gelar Vaksinasi tanpa Koordinasi

Herman Man, Wakil Walikota Kupang

Simon Selly

Wakil Walikota Kupang, Herman Man sangat menyesal atas vaksinasi bagi masyarakat yang digelar Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kupang, tanpa melakukan koordinasi lebih sehingga mengakibatkan kerumuman massa yang besar, Rabu (14/7).

Dokter Herman mengaku mendapatkan informasi dari Kapolres Kupang Kota terkait adanya kerumunan di kampus Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang saat hendak mengikuti vaksinasi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Kupang Herman Man ketika dikonfirmasi VN, Rabu (14/7) petang melalui sambungan telepon.

“Kerumunan di Kampus Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang, kami mengutus 20 anggota Satpol PP dan Dinas Perhubungan,” kata Herman.

Herman menjelaskan, dirinya sempat hadir di lokasi dan bertemu dengan pihak Direktur, dan menyesalkan pihak kampus tanpa ada koordinasi baik dengan pihak Dinas Kesehatan dan Kepolisian.

“Saya sempat turun ke lokasi dan melihat warga sudah bubar. Saya ketemu dengan Direktur dan stafnya. Saya kesal karena tidak pernah berkoordinasi dengan kami di Pemerintah Kota Kupang,” sesalnya.

Dia juga menjelaskan bahwa tujuan koordinasi baik dengan Pemerintah kota Kupang maupun Kepolisian guna mencegah terjadinya kerumunan massa.

Untuk kota Kupang, kata Herman bahwa telah tersedia vaksinasi di setiap Puskesmas, yang mana melayani vaksinasi dengan target 200 orang per/hari.

“Kami sudah siapkan tempat pelaksanaan vaksinasi yang tersebar di 11 Puskesmas se-Kota Kupang dengan target 200 orang per hari,” ujarnya.

“Walaupun vaksin langsung dari pemerintah pusat tentunya Poltekkes Kemenkes harus melakukan koordinasi dengan pemerintah Kota Kupang. Selaku yang mempunyai Masyarakat kota Kupang, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan,” tegasnya.

Herman berharap, lembaga pelayanan publik yang akan memberikan vaksinasi dapat berkoordinasi dengan pemerintah Kota Kupang.

“Ke depan pelaksanaan vaksinasi, mesti berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kupang, minimal dengan Dinas Kesehatan, sehingga dapat dilakukan koordinasi dalam mencegah terjadinya kerumuman dalam jumlah yang besar,” Tandasnya. (Yan/ol)

Leave a Comment