Pencatatan Nomor Polisi Pengguna Premium Tidak Intens

Antrean di SPBU Valentine. Foto: Putra/VN
Antrean di SPBU Valentine. Foto: Putra/VN

Putra Bali Mula

Pencatatan nomor polisi kendaraan pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur masih berlanjut namun tidak intens seperti awalnya.

Pantauan VN pada Rabu (2/6) dan Kamis (3/6) di sejumlah SPBU pencatatan dilakukan pada waktu tertentu, tidak intens seperti bulan sebelumnya di luar jam sibuk seperti pukul 15.00 Wita dan saat pukul 18.00 Wita ke atas.

Namun, Officer Communication and Relations Pertamina Marketing Region Jatimbalinus Taufik R. Lubis menyebutkan pencatatan harus terus dilakukan, tidak dihentikan.

“Pencatatan nopol untuk pemakai premium di NTT masih berlanjut,” jawab dia.

Ketentuan pencatatan nopol ini, kata dia sejalan dengan program digitalisasi SPBU agar penyaluran bahan bakar Jenis Penugasan Khusus dan Jenis Tertentu (JBKP dan JBT) tepat sasaran.

Pencatatan plat nomor kendaraan ini dimaksudkan untuk pengawasan penggunaan premium. Pencatatannya menggunakan Electronic Data Capture (EDC) dan diwajibkan ada di setiap SPBU oleh BPH Migas.

Sebelumnya, Angga Dexora selaku SBM 1 NTT di wilayah Provinsi NTT menyebut sudah 50-an SPBU yang terdigitalisasi untuk melakukan pencatatan plat nomor kendaraan. Namun di NTT belum optimal 100 persen karena terkendala sistem dan konektivitas dalam pencatatannya.

“SPBU di seluruh NTT ada 75 dan yang terinstal sistem digitalisasi sekitar 50-an dan ini tidak 100 persen bisa juga. Ada yang seringkali error. Banyak yang terkendala. Untuk yang terkendala bisa direkap manual,” kata dia. (bev/ol)

Leave a Comment