Pengamat: Rapat Pansus DPRD yang Digelar Tertutup, Patut Digugat

Lasarus Jehamat (Dosen Sosiologi FISIP Undana-Kupang)
Lasarus Jehamat (Dosen Sosiologi FISIP Undana-Kupang)

 

Yapi Manuleus

Acara Rapat Penyusunan dan Pembahasan Catatan Startegis atau Rekomendasi DPRD Kota Kupang terhadap LKPJ Wali Kota Kupang Tahun Anggaran 2020 yang berlangsung tertutup, Senin (7/6) dan tidak bisa diliput media dapat digugat.

Hal tersebut disampaikan pengamat sosial Undana Lasarus Jehamat, Selasa (8/6) siang.

Lasarus menjelaskan jika rapat tersebut berkaitan dengan keamanan negara maka haruslah tertutup. Namun kalau berkaitan dengan kebijakan umum dan tertutup maka perlu digugat.

“Harus dilihat agenda rapatnya apa dulu, kalau terkait dengan hal-hal keamanan megara, itu bisa tertutup tetapi kalau terkait dengan kebijakan umum, saya kira patut digugat. Untuk apa tertutup? Ini yang mesti dijawab,” katanya.

Ia mengatakan masyarakat Kota Kupang khususnya harus mengetahui pembahasan dalam rapat tersebut, karena menyangkut dengan informasi publik. Sehingga mestinya rapat tersebut tidak perlu tertutup.

Ia mengatakan masyarakat bisa meminta pertanggung jawaban DPRD Kota.

“Justru ini harus diperiksa karena sesungguhnya masyarakat harus tahu apa isi rapat itu. Itu kan menyangkut informasi publik kok. Mestinya dibuka. DPRD mesti diminta pertanggungjawabannya,” katanya.

Ia menekankan hanya rapat soal keamanan negara yang bisa dilaksanakan tertutup.

“Terkait dengan keamanan yang sifatnya strategis. Tapi kalau agenda kemarin, jelas harus terbuka,” tutupnya. (bev/ol)

Leave a Comment