Pengendara Motor yang Ditabrak Mobil Jenazah Covid-19 Diduga Mabuk Miras

Yapi Manuleus

Pengendara sepeda motor dengan Nomor Polisi DH 5013 CO yang ditabrak tiga mobil Pengusung Jenazah Covid-19 di Jalur 40, Kota Kupang NTT, diduga tengah dipengaruji minumakeras (Miras) alias mabuk.

Hal ini disampaikan Kapolsek Maulafa, Kota Kupang, AKP. Jery Puling saat dikonfirmasi VN pada Jumat (16/7) sore.

Menurut Informasi yang didapat di lapangan, kata dia, pengendara sepeda motor tersebut dalam pengaruh minuman keras, sehingga tidak bisa mengendalikan sepeda motornya.

“Infonya pengendara motor mabuk berat, sehingga tidak bisa kendalikan sepeda motornya,” kata Kapolsek.

“Di tangani lalu lintas Resta Om,” tambahnya.

Saat ditanyai VN mengenai kondisi pengendara tersebut, pihaknya mengaku saat ini pengendara itu masih dirawat di Rumah Sakit Santu Carolus Borromeus Bello.

Sementara pantauan VN di Rumah Sakit itu pada pukul 15.30 Wita, tampak di depan UGD Rumah Sakit tersebut sepi. Di ruang tunggu depan rumah sakit itu hanya ditempati sekitar 7 orang yang sedang menunggu keluarganya yang dirawat.

Kasat Lantas Polres Kupang Kota AKP. Andry Aryansyah yang langsung dihubungi VN mengenai mengatakan bahwa saat ini korban dalam kondisi baik. Hanya masih dalam pengaruh minuman keras.

“Untuk identitasnya masih belum diketahui karena masih pingsan, karena pengaruh Alkohol. Namun menurut Dokter bahwa luka-lukanya tidak apa-apa,” katanya.

Sampai saat ini barang Blbukti sepeda motor korban sudah diamankan petugas Lalu Lintas. Namun barang bukti, berupa tiga mobil Ambulance sedang dalam Koordinasi.

“Barang Bukti Ambulance yang masih kita koordinasikan,” jelasnya. (Yan/ol)

Leave a Comment