Penumpang Bandara El Tari Anjlok 130 Persen

Bandara El Tari Kupang tampak sepi saat PPKM diberlakukan. Gambar diabadikan, Minggu (11/7). Foto: dok.VN
Bandara El Tari Kupang tampak sepi saat PPKM diberlakukan. Gambar diabadikan, Minggu (11/7). Foto: dok.VN

Maykal Umbu

PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat adanya penurunan penumpang di Bandara Internasional El Tari Kupang hingga -130 persen pada Rabu (12/7). Sedangkan, Rata-rata harian jumlah penumpang pada 1-12 Juli 2021 yang berangkat 991 pelanggan dan 977 penumpang datang atau turun -2 persen.

General Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional El Tari Kupang Iwan Novi Hantoro saat dikonfirmasi VN, Selasa (13/7) menyampaikan dari data laporan pergerakan lalu lintas angkutan udara dari tanggal 1-12 Juli 2021 total penumpang yang datang 11.726 orang dan 11.888 merupakan penumpang berangkat.

“Pada tanggal 12 Juli jumlah penumpang yang datang dan berangkat jauh dibandingkan tanggal 1 Juli 2021, di mana pada tanggal tersebut totalnya 425 orang berangkat dan 250 orang datang melalui bandara El Tari Kupang,” jelasnya.

Hal ini membuktikan bahwa para calon penumpang yang menggunakan jasa angkutan udara ikut dalam penerapan PPKM. Selain itu, biaya PCR mahal pada setiap keberangkatan.

“Kedua hal itu yang menyebabkan terjadinya penurunan, namun demikian aturan tersebut sangat baik apalagi penyebaran covid-19 terus bertambah,” ungkapnya.

Tidak hanya pada penumpang, pergerakan bagi keberangkatan dan kedatangan juga mengalami penurunan yang sangat signifikan.

“Dari data yang diterima pada tanggal 1-12 Juli 2021 total pesawat yang bergerak mencapai 459 unit, dengan rata-rata 38 penerbangan atau -10 persen,” jelasnya.

Jika dilihat dari tanggal tersebut, total ada 230 unit penerbangan kedatangan dan 229 unit untuk keberangkatan dengan jumlah rata-rata 19 penerbangan atau -1 persen.

“Pada tanggal 12 Juli, mengalami penurunan yang sangat signifikan di mana pesawat yang datang 10 unit dan 9 pesawat tiba dibandingkan pada tanggal 1 Juli 2021 lalu mencapai 25 unit yang beroperasi di Bandara El Tari,” jelasnya.

Sebelumnya, VP Corporate Communication AP I Handy Heryudhitiawan menyatakan AP I mencatat pergerakan penumpang saat PPKM pada 5 Juli 2021 hanya mencapai 25.035 penumpang atau jauh di bawah jumlah rata-rata harian pada masa pandemi 2021.

Sejak hari pertama PPKM Darurat pada 3 Juli 2021, paparnya, pergerakan penumpang mengalami tren penurunan, yaitu dari 85.256 pergerakan penumpang pada 3 Juli kemudian turun ke 73.214 pergerakan penumpang pada 4 Juli.

Menurutnya, kebijakan PPKM Darurat di sektor transportasi melalui Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) No.45/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada masa Pandemi Covid-19 pada 5 Juli 2021 sangat efektif menekan laju pergerakan masyarakat melalui pesawat udara. (mg-21/ari)

Leave a Comment