Perindo dan Gerindra Dukung Nikodemus Rihi Heke

Nikodemus Rihi Heke
Nikodemus Rihi Heke

 

Kekson Salukh

Dewan Pimpin Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya Provinsi NTT siap mengalihkan dukungan kepada calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua.

Dua partai tersebut secara lisan telah menyatakan pengalihan dukungan kepada Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke dan Yohanis Uly Kale yang akan mengikuti pemungutan suara ulang (PSU) pada 7 Juli mendatang.

Ketua DPW Perindo NTT Jhonatan Nubatonis yang dihubungi VN melalui telepon selulernya, Kamis (27/5) petang mengatakan, dari dua pasangan calon yang akan mengikuti PSU di Sabu Raijua, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua

Nikodemus Rihi Heke dan Yohanis Uly Kale yang sudah melakukan komunikasi untuk meminta dukungan dari Perindo.
Walaupun belum ada surat keputusan dari DPP Perindo, kata Nubatonis, Perindo NTT memastikan akan memberikan dukungan kepada pasangan tersebut lantaran sudah datang dan meminta dukungan dari Perindo.

“Dari dua pasangan itu, yang datang minta dukungan adalah Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke dan Yohanis Uly Kale sehingga pasti kami memberikan dukungan kepada mereka,” katanya.

Ketua DPD Gerindra NTT Esthon Foenay yang dihubungi terpisah mengaku jika dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua itu sudah melakukan komunikasi untuk meminta dukungan dari Gerindra.

Namun, lanjut Esthon, sesuai usulan dari tingkat DPC, maka dukungan Gerindra diprioritaskan kepada Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke dan Yohanis Uly Kale.

“Dua pasangan calon itu melakukan komunikasi dengan kami. Surat Keputusan itu dari DPP, tetapi sesuai usulan dari DPC Gerindra maka yang diprioritaskan adalah Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke dan Yohanis Uly Kale,” tuturnya.

 

Masih Bahas
Ketua DPD PDIP NTT Emi Nomleni mengatakan hal yang sama jika dua pasangan tersebut telah melakukan komunikasi untuk meminta dukungan dari DPD PDIP NTT.

Saat ini, kata Emi, DPD PDIP NTT masih melakukan pembahasan dalam internal partai untuk mengambil keputusan pengalihan dukungan. Namun, yang pasti PDIP NTT akan memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon.

“Kami belum memutuskan tentang pengalihan dukungan kepada siapa, tetapi dua pasangan itu sudah melakukan komunikasi dengan kami DPD PDIP NTT untuk meminta dukungan sehingga kami masih bahas dalam internal. Pasti ada yang kecewa terhadap keputusan kami, tetapi inti dari itu semua tentu untuk kepentingan masyarakat sehingga kami akan tetap mengalihkan dukungan kepada salah satu pasangan calon,” pungkasnya.

Ia berjanji dalam waktu dekat DPD PDIP NTT akan mengambil keputusan terhadap pengalihan dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua yang akan mengikuti PSU pada 7 Juli mendatang.

Juru bicara KPU Sabu Raijua, Daud Pau mengatakan, proses yang sedang dilakukan sekarang adalah tahapan sosialisasi jadwal tahapan PSU dengan sasaran stakeholder di tingkat kecamatan.

Daud menambahkan khusus pemilih tambahan tidak ada lagi. Yang ada hanya pemilih tambahan yang sudah ikut saat 9 Desember 2020, dan pengadaan logistik sementara persiapan desain dan komunikasi dengan penyedia lewat E-katalog.

“Untuk Panitia ad-hoc di Kecamatan dan desa sudah dimulai tanggal 21 Mei 2021 untuk proses pengaktifan kembali ex penyelenggara Pilkada 9 Desember 2020,” ujarnya. (mg-10/C-1)

Leave a Comment