Pilkades, Warga Padati Kantor Desa untuk Coblos

Situasi pemilihan kepala desa di Desa Watukawul Kec.Kota Tambolaka. Tampak warga sedang mengantri untuk menggunakan hak pilihnya. Foto: Frengky/VN
Situasi pemilihan kepala desa di Desa Watukawul Kec.Kota Tambolaka. Tampak warga sedang mengantri untuk menggunakan hak pilihnya. Foto: Frengky/VN

Frengky Keban

Tahapan Pilkades Serentak 2021 di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) memasuki tahapan pencoblosan. Warga sudah memenuhi kantor desa Watukawula dan Radamata sejak pagi sekitar pukul 6.30 Wita untuk menggunakan hak pilihnya mulai pukul 07.00 Wita, Rabu (30/6).

Warga Watuwakula dusun 1, Yohanes Dama Lolo mengaku sudah datang sejak pukul 07.00 Wita namun karena masih antri, ia memilih pulang ke rumah.

“Saya baru kembali ke sini (kantor desa) pukul 09.32 tadi. Masih menunggu giliran juga saat ini karena tadi kata panitia kami dusun satu yang duluan jadi tunggu sudah,”katanya.

Ia mengaku konflik saat pilkades di desanya sangat kecil terjadi karena sejak awal lima calon kepala desa sudah komit menjaga situasi aman dan damain,

“Saya berharap nantinya siapa yang terpilih jadi kepala desa adalah kepala desa semua masyarakat. Tidak perlu ada lagi perbedaan di sana. Kita harus bersama membangun desa ini,”katanya.

Senada, warga Radamata Udin Mahmud mengatakan siapa pun pemimpin di desanya adalah pemimpin semua masyarakat. Untuk itu, kepala desa terpilih sudah seharusnya berpikir untuk membangun empat dusun di desa tanpa harus melihat perbedaan politik dalam pilkades ini.

“Saya sudah mencoblos tadi. Sekitar jam 9 lah tadi mencoblos sejak saya datang pukul 07.00 wita. Iya, saya berharap cuma satu adanya pemerataan pembangunanlah di desa kami tanpa melihat perbedaan yang ada. Itu tugas berat buat kepala desa terpilih nanti,”tegasnya.

Selain dua desa tadi di SBD, ada sekitar 102 desa yang akan melangsungkan pilkades serentak tahun ini. Semnetara masih ada satu desa yang belum bisa melaksanakan Pilkades karena pertimbangan tertentu yakni Desa Marokota. (bev/ol)

Leave a Comment