Polda NTT Tindak Tegas Penimbun Oksigen

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto

Yapi Manuleus

 

Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto, mengingatkan para penjual oksigen di wilayah hukum Polda NTT untuk tidak menimbun maupun menaikkan harga di tengah permintaan yang melonjak.

Jajaran Polda NTT telah bekerja sama dengan produsen hingga ke tingkat distributor untuk mengawasi mengenai pasokan dan harga oksigen.

Kombes Pol. Krisna menegaskan, polisi tak segan-segan menindak tegas apabila ditemukan penjual oksigen yang menimbun hingga menaikkan harga.

“Apabila kami temukan di wilayah atau di lapangan, akan kami lakukan penindakan, karena kami sudah koordinasi dengan produsen kemudian juga dengan distributor, mereka tidak ada menaikkan harga,” katanya pada Senin (5/7).

Diketahui, saat ini masyarakat Indonesia tengah menghadapi wabah Pandemi Covid-19. Sehingga kebutuhan akan oksigen juga meningkat.

“Berani menimbun Oksigen tabung, siap-siap berurusan dengan hukum. Ancaman hukuman bagi para pelaku penimbunan pun tidak main-main. Siapa pun yang melakukan penimbunan maka harus siap didenda maksimal 50 Miliar Rupiah, dan pidana penjara paling lama 5 tahun sesuai dengan pasal 107 UU Perdagangan No 7 tahun 2014,” tutupnya. (Yan/ol)

Leave a Comment