Poltekkes Kupang Akui Gelar Vaksinasi tanpa Koordinasi

Kerumunan di Poltekkes Kupang saat hendak melakukan vaksin, Rabu 14 Juli 2021.

Simon Selly

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Kupang, mengakui bahwa pihak kampus tidak melakukan koordinasi dengan pemerintah Kota Kupang serta Aparat Penegak Hukum (APH) dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi di kampus tersebut yang rencananya digelar hari ini, Rabu 14 Juli 2021.

Demikian disampaikan Koordinator Humas Poltekkes Kupang, Ishak Djari, kepada awak media, Rabu (14/7) petang.

“Kami mohon maaf karena kami tidak pernah menyangka kalau tadi jadi penumpukkan yang sangat luar biasa. Sehingga kami jujur kami tidak menutup kesalahan kami. Kami tidak minta pengamanan dari pihak kepolisian untuk pengamanan itu kesalahan kami,” ujar dia.

Pihak Poltekkes juga tidak berkoordinasi dengan pihak kelurahan serta Babinsa dan Pol PP.

Pihak kampus telah menggelar vaksinasi untuk yang ketiga kalinya, sehingga pihak Poltekkes Kupang tidak menyangka akan terjadi penumpukan dalam mengikuti vaksinasi di Poltekkes Kupang.

“Kami tidak pernah menyangka hal itu (Penumpukan dan kerumunan) akan terjadi seperti itu tadi. Terus terang kami sudah menggelar vaksinasi dua kali, yang dimana waktu itu kami buat untuk semua instansi termasuk media massa. Untuk vaksinasi tahap pertama dan kedua berjalan aman dan lancar, dan minggu lalu kami buat untuk mahasiswa kami itu juga aman, nah untuk masyarakat umum ini yang kami tidak menyangka kalau sampai membludak begitu banyak justru kami tidak pernah menyangka,” jelasnya.

Sebelumnya, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi internal, namun tidak menyangka masyarakat yang hadir untuk mendapatkan vaksinasi sangat banyak.

“Memang kita sempat rapat dengan pimpinan, serta teman-teman panitia tetapi tidak terfikir sampai bisa terjadi kerumunan seperti ini. Untuk itu kami minta permohonan maaf kepada masyarakat, yang sudah datang dan mengantri tadi, terus terang tadi kita buat (Lakukan vaksin) juga pasti terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan,” terangnya.

Isak juga menyampaikan bahwa setelah dilakukan koordinasi dengan pemerintah kelurahan maupun Polres Kupang Kota serta Babinsa, pihak Poltekkes menunda pelaksanaan vaksin hari ini. Vaksinasi akan  dimulai Kamis 15 Juli esok hingga Jumat 16 Juli dengan kuota per hari 250 orang.

“Untuk vaksinasi akan terus digelar selama dua hari nanti Kamis 15 Juli sampai dengan Jumat 16 Juli 2021, dengan kuota 250 per hari,” kata dia.

Vaksinasi yang digunakan ialah vaksin yang berjenis Sinovac, sehingga dalam pelaksaan itu bila kuota mencapai 250 orang, maka akan ditutup pendaftaran penerimaan vaksinasi.

“Sampai batas 250 orang kita tutup, itu hasil koordinasi kami dengan pihak Polres, Babinsa, kelurahan dan Satpol PP, jadi besok akan sampai 250 orang yang divaksin sesuai kesepakatan kita, jadi tidak ada pembatalan kita jalan. Vaksinasi Sinovac, dan jujur vaksinasi ini kan kita merupakan instansi vertikal, jadi kami mendapatkan dari pusat yang dikirim melalui Dinas Kesehatan Provinsi NTT,” terangnya. (Yan/ol)

Leave a Comment