PPKM Berlanjut Hingga 1 Juni, Pintu Masuk Kota Tanpa Pemeriksaan

Pintu Batas Kota Kupang dan Kabupaten Kupan, Bimoku tampak lengang tanpa pemeriksaan petugas. Foto: Putra/VN
Pintu Batas Kota Kupang dan Kabupaten Kupan, Bimoku tampak lengang tanpa pemeriksaan petugas. Foto: Putra/VN

 

 

Putra Bali Mula

Pintu masuk Kota Kupang di batas kota menuju Kabupaten Kupang-TTS-TTU-Belu-Malaka tanpa pemeriksaan meskipun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang hingga 1 Juni oleh Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore.

Pantauan VN pada Jumat (21/5) di Bimoku, jalur pintu masuk kota dan Kabupaten Kupang, tidak ada pemeriksaan masker, suhu maupun surat resmi kesehatan terkait Covid-19 terhadap pendatang.

Sebelumnya, saat libur lebaran dengan jadwal PPKM hingga 17 Mei, tampak petugas berbagai instansi pemerintahan dan keamanan melakukan penjagaan di tempat itu.

Setelah PPKM diperpanjang sejak 18 Mei oleh Pemerintah Kota Kupang, wilayah perbatasan ini terpantau lebih lengang dari sebelumnya.

Berdasarkan surat edaran Wali Kota Kupang yang diterima VN, PPKM mulai berlaku pada tanggal 18 Mei 2021 sampai dengan tanggal 1 Juni 2021, dengan ketentuan akan ditinjau kembali berdasarkan situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Kupang.

Pada point ke-7 disebutkan adanya pemeriksaan wajib melalui operasi Prokasih (Protokol Kesehatan Kasih) di setiap pintu masuk (gerbang) wilayah Kota Kupang terhadap pelaku perjalanan yang hendak memasuki wilayah Kota Kupang.

Untuk ketentuan pemeriksaan, Dinas Perhubungan Kota Kupang wajib melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi NTT bersama Polres Kupang Kota untuk penerapan pembatasan tersebut.

Lurah juga diwajibkan bekerja sama dengan RT/RW setempat untuk melaporkan kepada Wali Kota Kupang melalui Satgas Covid-19 Kota Kupang terhadap semua warga baru yang masuk wilayahnya terutama bagi pendatang atau warga yang pulang Mudik Lebaran setelah tanggal 17 Mei 2021. (bev/ol)

Leave a Comment