PPKM Level III, Pengunjung Lasiana tak Patuhi Prokes

Pengunjung di Pantai Lasiana Kota Kupang tidak memakai masker dan menjaga jarak fisik. Gambar diabadikan Minggu 3 Oktober 2021. Foto: Sinta Tapobali vn

Sinta Tapobali

 

Di tengah penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level III, sejumlah obyek wisata di Kota Kupang kini mulai ramai dikunjungi warga Kota Kupang dan sekitarnya.

Sayangnya, para pengunjung tidak mematuhi protokol kesehatan (Prokes), padahal kota Kupang baru mengalami penurunan level kasus Covid-19.

Pantauan VN di Pantai Lasiana, Minggu (3/10) siang, banyak pengunjung mengabaikan Prokes. Banyak pengunjung yang enggan untuk mencuci tangan, tak memakai masker, berkerumun, bahkan tidak menjaga jarak antara pengunjung satu dengan lainnya.

Padahal di pintu masuk pantai Lasiana terdapat satu unit tempat cuci tangan namun hampir setiap pengunjung yang datang tidak terlihat mencuci tangan di tempat tersebut.

Petugas di pintu masuk obyek wisata tersebut juga tidak pernah mengarahkan pengunjung untuk mencuci tangan di tempat yang tersedia. Para pengunjung yang masuk hanya diberikan karcis masuk dan diminta membayar retribusi parkir sebesar Rp3 ribu untuk biaya karcis motor. Namun setelah membayar dan menerima karcis, pengunjung tidak diarahkan oleh petugas untuk mencuci tangan.

Pengunjung langsung masuk menuju tempat parkir guna memarkirkan mobil maupun motor mereka. Bukan hanya tidak mencuci tangan, namun ada pula sejumlah pengunjung yang tidak memakai masker ketika masuk ke area wisata. Tak hanya orang dewasa, anak-anak yang berusia di bawah 15 tahun juga banyak yang tidak memakai masker.

Sementara pengunjung yang datang berkelompok juga tidak memperhatikan jarak fisik.

“Pemandangan ini sudah biasa kakak, mau PPKM atau tidak tapi banyak yang datang tidak pakai masker. Kita mau tegur tapi kita di sini hanya bajual (Berjualan) saja tidak ada kapasitas untuk tegur orang supaya patuh protokol. Banyak yang datang belanja di sini juga tidak pake masker,” ujar Te’o Anita salah satu penjual di lokasi wisata ini.

Pemandangan serupapun tampak di Pantai Nunsui Oesapa. Pengunjung yang datang ke Pantai ini juga tidak patuh terhadap penerapan prokes.

Baik orang dewasa, remaja bahkan anak-anak banyak yang tidak memakai masker. Imbauan untuk menjaga jarak pun tampak tidak diindahkan oleh pengunjung pantai ini.

Tingkatkan Operasi Pemantauan

Absalom Luke salah satu pengunjung kepada VN mengatakan bahwa Pemerintah Kota Kupang harus meningkatkan operasi pemantauan hingga ke tempat-tempat wisata yang ramai dikunjungi warga kota Kupang.

Menurutnya, saat ini sudah banyak warga Kota Kupang yang telah mematuhi protokol kesehatan namun sebagian di antara mereka masih acuh untuk menerapkannya.

“Jangan sampai mereka yang acuh ini yang menjadi sumber penyakit bagi kita yang patuh terhadap protokol kesehatan jadi mungkin kepada pemerintah kota bisa lebih meningkatkan operasi, salah satunya ke tempat wisata Biar mereka yang tidak mematuhi protokol kesehatan bisa diberikan sanksi sosial sehingga ada efek jera,” ujarnya. (Yan/ol)

Leave a Comment