Prajurit TNI Berbusana Adat sambil Tegakkan Prokes

Prajurit TNI dari Satuan Kodim 1618/TTU, mengenakan busana adat dalam penertiban Prokes di Pasar Baru Kefamenanu, Sabtu (19/6).

Gusty Amsikan 

Kodim 1618/TTU, untuk kesekian kalinya menggelar Operasi Penegakan Pendisiplinan Protokol Kesehatan (Prokes), pada sejumlah fasilitas publik di Kota Kefamenanu. Namun, penertiban kali ini terlihat beda dengan rutinitas penertiban sebelumnya. Para Babinsa yang ditugaskan melakukan penertiban terlihat mengenakan busana adat dan membawa serta Papan Protkes.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka penertiban dan imbauan kepada masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Penertiban protokol kesehatan berlangsung, Sabtu (19/6), di Pasar Baru, Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT

Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi, mengatakan, penertiban dimulai pukul 07.30 hingga 09.00 Wita pada Pasar Baru Kefamenanu, lokasi yang selama ini menjadi potensi kerumunan massa. Operasi tersebut dalam rangka penertiban dan imbauan kepada masyarakat agar mematuhi aturan kesehatan.

Menurut Junaidi, sasaran operasi gabungan tersebut adalah untuk menertibkan para pedagang dan pengunjung pasar serta warga setempat yang melintasi Pasar Baru Kefamenanu. Para pedagang, pengunjung dan pelintas di Pasar Baru Kefamenanu dan sejumlah fasilitas publik lainnya, yang tidak menggunakan masker diberi peringatan dan diminta mematuhi protokol kesehatan.

Menurut Junaidi, meski Kabupaten TTU tergolong zona hijau, namun penertiban Prokes akan terus dilakukan pihaknya, mengingat semakin bertambahnya angka penderita Covid-19 di kabupaten tetangga dan wilayah NTT, umumnya.

“Dalam operasi gabungan tersebut didapati banyak pedagang, pengunjung dan pelintas jalan yang belum menaati protokol kesehatan, tidak memakai masker dan masih berkumpul-kumpul. Kita minta warga agar benar-benar menaati protokol kesehatan,”pungkasnya.

Ia menambahkan, para anggota yang terlibat dalam penertiban tersebut yakni 4 orang Babinsa dan 1 orang pengemudi. Dalam penertiban itu, mereka menggunakan pakaian adat, papan Prokes serta mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan disiplin menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan serta membatasi aktivitas keluar rumah.

“Dalam penertiban itu ditemukan, masih ada masyarakat yang tidak memakai masker, membuang ludah/sirih pinang sembarangan sehingga rawan terhadap penularan Covid. Ada juga sebagian masyarakat mengira bahwa pandemi Covid-19 sudah selesai. Dan kurangnya kepedulian sesama masyarakat untuk saling mengingatkan,” pungkasnya. (Yan/ol)

Leave a Comment