Progres Pendataan Keluarga di Kabupaten Kupang Masih Rendah

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI Dr. Dwi Listyawardani saat berdialog dengan Bupati Kupang, Korinus Masneno.
Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI Dr. Dwi Listyawardani saat berdialog dengan Bupati Kupang, Korinus Masneno.

 

 

Beverly Rambu

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI Dr. Dwi Listyawardani bersama rombongan melakukan audience dengan Bupati Kupang, Selasa (18/5) terkait pelaksanaan program Bangga Kencana sekaligus melakukan Monitoring Pelaksanaan Pendataan Keluarga 2021 (PK21).

Dalam pertemuan ini, Dwi menyampaikan pencapaian progres PK21 khususnya di Kabupaten Kupang yang masih sangat rendah.

Ia meminta dukungan Bupati Kupang Korinus Masneno untuk percepatan pelaksanaan PK21 mengingat batas waktu pelaksanaan hanya sampai 31 Mei 2021.

Ia berharap agar program Bangga Kencana menjadi program prioritas di Kabupaten Kupang dan menjadi perencanaan bagi program lain.

Dwi juga berharap kelembagaan yang sudah ada tidak dimerger dengan dinas lain karena tugas BKKBN sekarang bertambah dalam menangani stunting.

Ia menambahkan selain Kabupaten Kupang, progres pendataan keluarga di Kota Kupang, TTS, Belu, dan Malaka juga masih rendah sehingga pemerintah daerah dan semua stakeholder perlu bekerjasama untuk menyukseskan hal ini.

Menanggapi hal ini, Bupati Kupang Korinus Masneno mengatakan PK21 sangat spesifik dan ke depan data PK bisa digunakan untuk pelaksanaan perencanaan pembangunan di daerah.

Untuk penanganan stunting di Kabupaten Kupang, ia berharap agar kerjasama dan koordinasi lintas sektor harus dijalankan dengan baik agar msalah stunting di Kupang bisa cepat teratasi. (bev/ol)

 

Leave a Comment