Promosi Wisata Budaya Kota Kupang Lewat Website

 

Putra Bali Mula

Pengelolaan situs budaya menurut nomenklatur diatur oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Sementara Dinas Pariwisata Kota Kupang akan melakukan promosi terhadap wisata budaya dan situs sejarah tersebut.

“Kita yang pasarkan jadi objek pariwisata. Kewenangan pengelolaan itu ada di Dinas Pendidikan Kota,” jawab Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Yanuar Dally.

Yanuar yang ditemui VN usai rapat paripurna di DPRD Kota Kupang pada Rabu petang (2/6) mengatakan promosi ini masih terbatas dilakukan karena refocusing anggaran.

“Nanti kita kerja sama untuk promosikan di website kami. Nanti kita koordinasi sesuai tupoksi kita,” lanjutnya.

Situasi Gua Jepang di Kota Kupang yang tak terawat. Foto: Nahor Fatbanu/VN

Situasi Gua Jepang di Kota Kupang yang tak terawat. Foto: Nahor Fatbanu/VN

Gua Jepang dan meriam bekas Perang Dunia II yang ada di Kota Kupang, kata dia, sejauh ini telah dipromosikan. Namun, untuk penataan dan perawatan kembali menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

Ia mengatakan pihaknya akan menggandeng media massa dalam mempromosikan hal itu.

“Kita bisa sampaikan lewat media juga,” sambungnya.

Sementara ini, ia mengaku kegiatan pemasaran terbatas. Pihaknya juga akan menggandeng para pengusaha terkait pemasaran.

“Kita harus promosi dan kita sesuaikan dengan anggaran. Mudah-mudahan tahun depan kita punya anggaran yang cukup untuk membangkitakan ini,” kata dia. (bev/ol)

Leave a Comment