PT MSM Prihatin Peningkatan Covid-19 di Sumba Timur

TIM dokter dari Klinik MSM dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur saat melakukan tracing di kantor perusahaan, Senin (5/7) lalu.

Jumal Hauteas

Manajemen PT Muria Sumba Manis (MSM) ikut prihatin dengan peningkatan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur termasuk di lingkungan kerja PT MSM dalam sepekan terakhir. Namun manajemen mengimbau masyarakat dan semua stakeholder agar tetap tenang dan tidak panik, karena manajemen telah melakukan langkah-langkah pencegahan dan penegakan protokol kesehatan secara maksimal di lapangan.

Hal ini disampaikan dalam siaran pers yang diterima VN melalui pesan WhatsApp dari Corporate Communication PT  MSM, Dumaria Pandjaitan, Rabu (7/7).

Dijelaskannya, sejumlah langkah penanganan terpadu untuk memastikan kesehatan dan keselamatan pekerja yang sudah dilakukan secara ketat di lingkungan perusahaan PT MSM.

Langkah-langkah yang sudah dilakukan PT MSM adalah membentuk satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 di lingkungan perusahaan yang kemudian secara aktif berkoordinasi dengan Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur.

Selanjutnya pihaknya juga melakukan tracing kontak dan kewajiban tes swab bagi mereka yang teridentifikasi melakukan kontak erat dengan pekerja dan melakukan sterilisasi lingkungan kerja dengan penyemprotan disinfektan.

“Seluruh pekerja kita yang terkonfirmasi positif atau bergejala semuanya dikarantina di safehouse perusahaan dan tersterilisasi. Sedangkan yang membutuhkan perawatan medis, langsung ditindaklanjuti ke rumah sakit rujukan,” jelasnya.

Selanjutnya kepada pekerja yang melakukan isolasi mandiri dilakukan pemantauan secara intensif serta dipastikan mendapatkan perawatan secara maksimal guna mempercepat proses penyembuhan.

“Kami juga mengawasi dan membatasi secara ketat terhadap pergerakan keluar-masuk pekerja di lingkungan perusahaan,” jelasnya.

Dokter klinik PT MSM, dr. Ida Farida menambahkan, mengikuti Surat Pemberitahuan dari Bupati Sumba Timur nomor KESRA.440/1.309/VII/2021 tertanggal 5 Juli 2021 dan memperhatikan aturan dari pemerintah pusat, maka MSM melakukan pengetatan prokes penanganan Covid-19 guna memastikan keselamatan dan kesehatan pekerja lingkungan kerja MSM, melalui pemantauan dari tim tenaga medis perusahaan yakni memastikan setiap pekerja mengenakan masker saat bekerja tanpa terkecuali, serta menyediakan fasilitas cuci tangan di lokasi kerja MSM.

“Kita juga lakukan sampling test covid kepada seluruh pekerja di linkungan MSM secara rutin dan berkala,” ungkapnya.

Selanjutnya pihaknya juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan RSUD URM Waingapu untuk penanganan kasus positif Covid-19, serta menyediakan fasilitas klinik yang memadai, obat-obatan dan tenaga medis 24 jam di lokasi fasilitas perumahan karyawan.

“Pekerja yang baru kembali dari cuti atau perjalanan dinas kerja diwajibkan untuk melakukan karantina mandiri selama tujuh hari di fasilitas isolasi dan setelahnya  dilakukan tes PCR/Swab Tes Antigen kembali untuk memastikan pekerja dalam keadaan sehat dan tidak terpapar virus Covid-19,” tegasnya.

Pihak PT MSM secara aktif akan meningkatkan kerja sama dengan seluruh stakeholder khususnya  instansi pemerintah guna memastikan seluruh upaya dan kebijakan penanganan dan pengendalian penularan transmisi lokal Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur telah sesuai  dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. (Yan/ol)

Leave a Comment