Rayakan HUT Anak GMIT, 56 Anak Dapat Pelayanan Kasih Diakonia

Pdt. Yuniarti Wadu Sabat selaku Ketua Majelis Yegar Sahaduta Osmok menyerahkan pelayanan kasih diakonia kepada anak-anak di gereja Yegar Sahaduta Osmok.

Simon Selly

 

Sebanyak 56 anak dari lima Gereja GMIT Klasis Kota Kupang mendapatkan pelayanan kasih diakonia dengan jumlah 250 paket sembako.

Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Philia Billi ketika dikomfirmasi VN, pada Senin (22/11) petang kemarin.

Ia menjelaskan bahwa dalam merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Anak GMIT ke 21 Par Klasis Kota Kupang diberikan pelayanan kasih Diakonia.

“Kegiatan tersebut guna memperkuat persatuan antar anak sekolah minggu dan pelayan anak dan remaja lingkup klasis Kota Kupang dan melayani anak dalam pelayanan kasih diakonia. Peserta 56 jemaat anak-anak wilayah klasis Kota Kupang,” jelas Billi.

Kegiatan digelar lima hari bagi lima gereja GMIT yang masuk wilayah Klasis Kota Kupang.

“Sesuai dengan jumlah rayon di wilayah Klasis Kota Kupang. Hari pertama di Rayon 1 Jemaat Ebenheazer Oeba. Hari Kedua di Rayon 2 Jemaat Imanuel Batukadera. Hari ketiga di jemaat Kemah Ibadat Airnona. Hari keempat di jemaat Theodosius Bonik dan hari kelima di Jemaat Yegar Sahaduta Osmok,” jelasnya.

Kegiatan dihadiri oleh Pdt. Yerry Hawu, Pdt. Yuniarti Wadu Sabat yang merupakan Ketua Majelis Yegar Sahaduta Osmok dan didampingi UPP PAR Klasis Kota Kupang Herlina Nety.

Ia berharap, kegiatan ini meningkatkan persekutuan antar anak sekolah minggu dan pelayan PAR di lingkup Klasis Kota Kupang. Pelayanan kasih diakonia diharapkan memicu anak sekolah untuk semangat dalam bersekolah minggu.

Sementara itu, Sekertaris Badan Pengurus Par Klasis Kota Kupang Jemris Allung, menerangkan bahwa kegiatan digelar tanggal 17 November dengan Prokes yang ketat.

“Kegiatanya itu tanggal 17 November 2021 kemarin, namun demi meningkatkan persekutuan antar anak-anak sekolah minggu dan pelayan PAR di lingkup Klasis Kota Kupang, kita menggelar kegiatan ini dengan penerapan protokol kesehatan dan menjaring kebersamaan antar sesama anak-anak PAR,” terangnya. (Yan/ol)

Leave a Comment