RWT Janji Perjuangkan Pengerjaan Jalan Dikira

Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Ratu Wulla Talu saat memantau kondisi jalan di Desa Dikira. Foto diambil, Jumat (25/6).

Frengky Keban 

Jalan masih menjadi salah satu kebutuhan yang sangat mendesak bagi masyarakat. Hal itu sendiri dirasakan oleh masyarakat Dikira-Kec. Wewewa Timur, Provinsi NTT.

Pasalnya, jalan yang menghubungkan desa tersebut dengan desa tetangganya Mareda Kalada hingga kini belum kunjung diperbaiki bahkan sempat putus total beberapa waktu lalu akibat longsor. Kondisi ini ternyata tidak luput dari perhatian dari Anggota DPR RI, Ratu Wulla Talu. Bahkan Ratu Wulla Talu menyatakan siap membantu mengkomunisikan hal tersebut kepada mitranya di Pusat untuk memberikan perhatian kepada jalan tersebut.

Hal ini disampaikan Ratu Wulla Talu (RWT) kepada VN, Sabtu (26/6) pagi.

Ia mengatakan, usai melakukan peninjauan terhadap kondisi jalan yang ada, dirinya merasa perlu membantu masyarakat dis sana. Banyak keluhan dan harapan yang disampaikan masyarakat buat dirinya sebagai Wakil Rakyat di Pusat yang tentunya harus direspons cepat. Apalagi hal ini berkaitan dengan kelanjutan hidup masyarakat di wilayah tersebut yang rata-rata bermata pencaharian petani.

“Kemarin (Kamis) saya sempat memantau jalan di sana. Dan saya temukan bahwa memang benar jalan itu sedang rusak parah dan belum mendapat perhatian. Padahal kalau dicermati baik jalan itu selain mempermudah mobilisasi masyarakat dari satu wilayah ke wilayah lain, kebutuhan akan jalan itu juga akan memberikan dampak pada peningkatan ekonomi warga sendiri. Dengan rata-rata masyarakat petani, tentu mereka sangat berharap agar hasil pertanian mereka itu juga dapat diperjualbelikan ke luar wilayahnya bahkan ke kabupaten tetangga yang jaraknya tidak jauh dari tempat mereka,”kata Politisi Partai Nasdem tersebut.

Dengan kondisi yang demikian, sebut dia wajar jika jalan tersebut akan menjadi salah satu fokus perjuangannya selain jalan lainnya di wilayah Sumba Barat Daya. Dirinya pun memastikan akan membantu mengkomunikasikan keluhan warga tersebut kepada mitranya di DPR RI agar bisa mendapat perhatian nantinya.

“Ini akan jadi perhatian saya. Saya akan memperjuangkan agar pengerjaan Jalan Mareda Kalada – Dikira bisa di kerjakan tahun depan melalui dana DAK maupun APBN,” jelasnya.

Ada 2 desa yang terdampak akibat jalan yang rusak dan putus beberapa waktu lalu yaitu Desa Dikira dan Danggamangu. Sebagai Anggota DPR RI yang berasal dari Sumba, ia berjanji akan terus berjuang membawa aspirasi masyarakat Sumba ke senayan.

“Saya akan berusaha semampu saya dan kiranya Tuhan merestui sehingga Tahun depan jalan Mareda Kalada – Dikira – Danggamangu ini bisa segera dikerjakan. Saya percaya bisa terjawab karena beberapa aspirasi lainnya berkaitan infrastruktur di tahun kemarin maupun tahun ini sudah terjawab seperti jembatan dan lain sebagai,”kata anggota DPR RI Komisi IX ini. (Yan/ol)

Leave a Comment