Satgas Covid-19 Kota Kupang Bubarkan Pesta di Bello

Tim Satgas Covid-19 Kota Kupang yang terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), juga dibackup Polres Kupang Kota dan Denpom IX Kupang, membubarkan pesta syukuran pada Rabu (21/7) di Kelurahan Bello.

Putra Bali Mula
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kupang, Satgas Covid-19 dan instansi terkait bersama pihak keamanan menertibkan pesta di Kelurahan Bello, Kota Kupang, NTT.

Satpol PP Kota Kupang bersama Satgas Covid-19 juga menemukan masih banyak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (Prokes) saat melakukan operasi prokes di wilayah Kota Kupang.

Sekretaris Satpol PP, Alan Y. Girsang, menyampaikan ini dalam keterangannya kepada media Kamis (22/7). Ia menyebut tim menemukan pelanggaran prokes saat masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro.

Menurut dia, kesadaran masyarakat masih kurang untuk menaati Surat Edaran Wali Kota tentang PPKM Skala Mikro yang diperpanjang hingga 2 Agustus mendatang. Pelanggaran yang ditemukan misalnya seperti adanya pesta syukuran secara besar-besaran di Kelurahan Bello.

“Tim patroli malam yang terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah atau OPD, juga di-backup Polres Kupang Kota dan Denpom IX Kupang, membubarkan pesta syukuran pada Rabu (21/7) di Kelurahan Bello,” jelasnya.

Alan menyebut timnya juga mengedukasi secara persuasif tentang PPKM Skala Mikro di Kota Kupang. Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih paham dan mematuhi kebijakan yang ada.

“Memang awalnya keluarga ngotot untuk tetap melaksanakan pesta tetapi setelah diberikan penjelasan secara baik bersama pihak kelurahan setempat, akhirnya masyarakat secara sukarela membubarkan diri dan pulang ke rumah,” jelasnya.

Pada ketentuan nomor tujuh dalam surat edaran nomor 046/HK.443.1/VII/2021 itu secara jelas melarang pesta dan syukuran seperti nikah, akad nikah, ulang tahun, wisuda, sambut baru, sidi, baptisan, khitanan, arisan, dan kegiatan seremonial sejenis lainnya, termasuk syukuran nikah dalam bentuk makan atau minum di tempat ibadah.

Alan menyampaikan tim patroli Satgas Covid-19 Kota Kupang ini akan lebih intens melakukan patroli untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran prokes dalam wilayah Kota Kupang.

“Masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, kecuali mendesak, dan menunda acara-acara syukuran dalam bentuk apapun, jika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, maka harus tetap melaksanakan prokes secara ketat,” pungkasnya. (Yan/ol)

Leave a Comment