Satgas Pamtas RI-RDTL Tangkap Pelintas Ilegal

Suasana interogasi pelintas batas ilegal asal Timor Leste di Kabupaten Malaka
Suasana interogasi pelintas batas ilegal asal Timor Leste di Kabupaten Malaka

Wilfrid Wedi

Anggota Pos Auren Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad menangkap seorang pelintas batas ilegal, Kamis (29/7) sekitar pukul 00.50 Wita.

Penangkapan dilakukan informasi dari warga sipil di Dusun Raihenek Desa Rainawe Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka, Provinsi NTT.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad Letkol Arm Andang Radianto, S.A.P. melalui Danki Tempur Tiga Motamasin Yonarmed 6/3 Kostrad Lettu Arm Hasli menjelaskan personil yang melaksanakan penangkapan pelintas batas Ilegal itu dilaksanakan oleh Praka Tamsir dan Prada Franher.

“Pelintas batas ilegal bernama Almerio Amaral ( 39)tahun jenis kelamin laki-laki, petani Aalamat Ahiranai, Desa Oges, Kecamatan Suai Kota, Covalima Timor Leste,” ujarnya.

Saat diinterogasi, pelintas ilegal mengaku berkewarganegaraan Timor Leste dan tidak membawa identitas diri serta legalitas untuk memasuki wilayah Negara Indonesia dan mengaku telah memasuki wilayah Negara Indonesia secara illegal pada pukul 09.00 Wita untuk menjenguk saudara ibunya di Desa Rahenek, Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka bernama Clementino Baros.

Pelintas ilegal tersebut dibawa ke Pos Koramil setempat untuk dilakukan upaya pendalaman.

Pada Kamis, pukul 02.30 Wita dini hari, Koramil Sertu Fandus mendapatkan informasi rencana deportasi pelintas batas illegal tersebut ke PLBN Motamasin di pagi hari.

Pada pukul 09.30 Wita,  Koramil dan kepolisian menyerahkan pelintas batas ilegal tersebut ke pihak Imigrasi PLBN Motamasin untuk diproses lebih lanjut sebelum dideportasi ke RDTL. (bev/ol)

Leave a Comment