Satu Pasien Covid-19 Asal Boawae Meninggal

Petugas medis bersama TNI dan Polri menguburkan pasien asal Boawae yang meninggal akibat Covid-19.

Bernard Sapu

 

Salah satu pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, NTT dinyatakan meninggal dunia di ruang isolasi RSUD Ende, Kabupaten Ende, pada Kamis (25/6).

Hal ini disampaikan Kepala UPTD Puskesmas Boawae, Wilfrida Daeny kepada awak media, Jumat (25/6) dini hari. Pasien yang berinisial TL (59) dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien tersebut merupakan warga RT 10,lingkungan Ola Nage, Kelurahan Natanage Timur, Kecamatan Boawae.

Wilfrida menjelaskan, almarhum dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani rapid test antigen pada tanggal 21 Juni 2021.

Wilfrida menyampaikan, saat ini petugas medis Puskesmas Boawae sudah melakukan screening terhadap siapa saja yang diduga pernah melakukan kontak dengan almarhum.

“Jadi kami sudah melakukan screening, terhadap anak dan istrinya serta cucunya yang juga terkonfirmasi positif Covid-19. Kami sudah lakukan screening sebanyak 12 orang, yang positif ada tiga orang,”ungkapnya.

Wilfrida menyampaikan, almarhum dikuburkan secara protokol kesehatan yang dihadiri para petugas medis serta unsur Tripika Kecamatan Boawae.

“Almarhum dijemput di RSUD Ende oleh pihak aparat TNI-Polri menuju ke Boawae. Dan setelah tiba di Boawae para aparat TNI-POLRI langsung menuju ke lokasi pemakaman yang telah disediakan. Dan acara pemakaman almarhum TL (59) tersebut menggunakan protap kesehatan,”katanya.

Beri Support Pasien Covid-19

Sementara itu ditempat terpisah Camat Boawae, Vitalis Bai, saat ditemui VN, Jumat (25/6) siang di Kantor Camat Boawae menyampaikan, meminta masyarakat harus tetap patuh dan taat pada protokol kesehatan yang sedang berlaku.

Vitalis menambahkan, stigma masyarakat dalam menilai terhadap Covid-19 masih dianggap sepele. Seharusnya hal itu bisa diubah dengan berpikir positif dan saling memberikan support.

“Pasien covid-19 mudah sembuh jika keluarga dan masyarakat sekitar memberikan support dan motivasi. Dengan begitu, imun pasien menjadi kuat sehingga sistim kekebalan tubuh mampu melawan virus tersebut,”paparnya. (Yan/ol)

 

Leave a Comment