Sekolah di Kota Kupang Siap Laksanakan PTM

Dumuliahi Djami Kadis P dan K Kota Kupang

Rafael L Pura

PIHAK sekolah di Kota Kupang, siap menyambut pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bertahap. Berbagai kesiapan terkait penerapan protokol kesehatan telah diterapkan dengan baik. Peserta didik, di bawah pengawasan ketat para guru dan memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan baik.

PTM Kota Kupang telah dimulai untuk kelas V sekolah dasar (SD) dan kelas VIII Sekolah Menengah pertama (SMP). Mulai 20 September mendatang, PTM akan dimulai bertahap.

Kepala SDK Don Bosko 3, Yuventa Li, Jumat (17/9) menyampaikan telah siap menyambut PTM. Sejauh ini, PTM bagi kelas V berjalan dengan baik, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Sekolah kami menjadi salah satu sekolah yang melaksanakan PTM, untuk kelas I dan V. Untuk itu, kami sudah sangat siap menyambut PTM bertahap,” katanya.

Dia mengaku, telah berkoordinasi dengan semua pihak, termasuk orang tua murid dalam pelaksanaan PTM. Dalam rapat yang digelar, orang tua murid menyetujui digelarnya PTM dan dituangkan dalam surat pernyataaan. Dan sejauh ini berjalan aman.

Para murid tetap dalam pengawasan ketat pihak sekolah agar benar-benar menjalankan protokol kesehatan dengan baik, seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Standar wajib penerapan prokes ini, wajib diikuti.

“Guna mengantisipasinya, untuk sementara kami tidak membuka kantin. Orangtua diharapkan menyediakan bekal secukupnya bagi anak-anak,” jelasnya.

Meski PTM diberlakukan, kata dia, kapasitas murid tetap 50 persen. Adapun dua metode pembelajaran, yaitu tetap dengan daring, dan tatap muka terbatas. Meski kelas I dan V sudah mulai PTM, namun metode daring juga tetap diberlakukan.

“Untuk metode online menggunakan jadwal pembelajaran seperti biasa sedangkan untuk pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan sebanyak dua kali dalam sehari. Tidak hanya itu, meskipun PTM terbatas sudah dilaksanakan, namun pembelajaran daring tetap berjalan, untuk membimbing peserta didik yang masih kurang memahami pembelajaran, sehingga para guru bekerja lebih ekstra dengan tetap memperhatikan kondisi fisik masing-masing,” katanya.

Kepala Bidang Sarana Prasarana, Kamilus Kadju memastikan, mengikuti semua persyaratan PTM sebagaimana sesuai arahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami, Senin (13/9) memastikan PTM akan dilakukan bertahap. Apabila PTM yang diterapakan saat ini berjalan baik, maka Pemkot akan menentukan kelas lainnya menyelenggarakan PTM. (R-01/yan/ol)

Leave a Comment